Usai Ziarah, Santri Asal Purwakarta Tenggelam di Caringin

0
888 views
Salah satu santri yang tenggelam di Caringin.

LABUAN – Empat santri Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Hidayah Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, tenggelam di Pantai Caringin, Kecamatan Labuan, Sabtu (11/2) sore.

Kempat korban tenggelam itu adalah Rafli Maulana (15), warga Kampung Purwakarta RT 02 RW 07, Desa Warungkadu, Kecamatan Pasawahan; Ropik (16); Maulana Ridwan (17), warga Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang; dan Ripis Maulana (16) asal Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Dari keempat korban, satu meninggal karena terjepit karang bernama Rafli Maulana (15).

Sabtu (11/2), 63 santri dan sejumlah pengelola Ponpes Miftahul Hidayah asal Kabupaten Purwakarta datang ke Pantai Caringin, pada Sabtu (11/2) siang, bertujuan untuk berziarah ke makam Syeikh Asnawi. Usai ziarah, sekira pukul 14.30 sampai 15.30 sore, sekira sepuluh orang santri berenang tepat di depan area permakaman.

“Usai ziarah, kesepuluh santri itu langsung berenang. Hanya beberapa menit, korban Rafli tenggelam karena tergulung ombak. Melihat itu, tiga temannya ikut menyelematkan, tetapi tidak berhasil,” kata Anggun Fitriyadi, warga Kampung Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Labuan kepada Radar Banten, Minggu (12/2).

Kapolsek Labuan Komisaris Polisi (Kompol) Syahril Minda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata dia, korban tenggelam sempat dilarikan ke Puskesmas Labuan, tetapi diperjalanan meninggal. “Setelah dipastikan meninggal, korban Rafli langsug dibawa oleh keluarganya ke Purwakarta untuk dimakamkan,” katanya. (Herman/Radar Banten)