Usia Remaja Rentan Disusupi Paham Radikalisme

0
817 views

CILEGON – Usia remaja rentan disusupi oleh paham-paham radikalisme. Tidak menutup kemungkinan di Kota Cilegon pun berpotensi dalam persoalan ini. Demikian terkuak di sosialisasi paham anti radikalisme yang bertempat di Aula Mapolres Cilegon, Kamis (3/8).

“Cilegon ada potensi masuknya paham radikalisme, terlebih sasarannya kaum muda atau remaja. Remaja itu kan memiliki sifat keingintahuan yang tinggi, sehingga apa saja akan mereka lakukan demi memuaskan sifatnya tersebut. Selain itu juga mereka mudah dipengaruhi dan labil,” ujar Kapolres Cilegon, AKBP Raden Romdhon Natakusuma.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon, Hifdullah memaparkan penyebab masuknya paham radikalisme diantaranya karena kurangnya ilmu pengetahuan agama. Untuk itu ia mengajak agar para pendakwah untuk tidak menyuarakan isi khutbah yang keras yang menentang pemerintah.

“Karena kesalahan tafsir yang diartikan secara terpotong-potong menurut untuk pembenaran keinginanya agar sesuai dengan tujuannya sehingga muncullah paham radikalisme itu,” katanya.

Ditempat yang sama, Akademisi Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Banten Wawan mengatakan ada beberapa upaya yang harus dilakukan agar remaja tidak terkena paham radikalisme. Salah satunya faktornya berawal dari keluarga, karena yang paling dekat dengan anak adalah keluarga.

“Pertama adanya harmonisasi dalam rumah tangga, sehingga anak dapat merasakan kasih sayang dari keluarganya dan terhindar dari paham, kedua memberikan santunan kepada anak yatim, agar terus melakukan kegiatan yang bersifat keagamaan,” tutunya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)