Utang Demi Mahar, Eh Malah Bubar

Perjalanan cinta Mimin nama samaran sampai ke pernikahan sungguh memilukan. Cuma karena gengsi, calon suaminya, sebut saja Purwo sampai utang banyak uang untuk mahar. Ujung-ujungnya rumah tangga bubar. Astaga.

Ditemui Radar Banten di Kecamatan Ciruas, Mimin siang itu sedang duduk di warung es buah. Ketika diajak mengobrol, Mimin tidak malu menceritakan kisah masa lalunya. Penasaran? Yuk simak ceritanya.

Mimin mengaku, sudah mengenal Purwo sejak remaja. Kemudian pacaran saat keduanya sudah bekerja di pabrik. Kata Mimin, lelaki bertubuh kekar itu memang keren. Apalagi Purwo punya motor gede, membuat keluarga dan saudara Mimin pun yakin kalau Mimin bakal bahagia jika dipinang Purwo.

Padahal, seperti diceritakan Mimin, Purwo sebenarnya tidak berasal dari keluarga kaya. Ayah pekerja dan ibu pedagang pakaian di pasar, Purwo memiliki kehidupan masa muda penuh warna. Memiliki sepeda motor yang sering dimodifikasi, ia menjadi idaman wanita masa kini.

Mimin sendiri bukan wanita biasa. Terlahir dari keluarga berada, ayah pegawai negeri dan ibu pengajar, ia memiliki kehidupan yang tercukupi. Berpenampilan modis dengan kulit putih dan wajah manis, Mimin sukses menjadi primadona desa. Banyak lelaki yang datang mendekat, namun Mimin tak mudah terpikat.

Dua tahun pacaran mereka pun melakukan prosesi lamaran. Mimin meminta mahar yang cukup besar, Purwo sama sekali tak keberatan. Entah sudah mempersiapkan atau memang punya banyak uang, ia santai saja menyanggupi tanpa mempertimbangkan persetujuan keluarga, Purwo dan Mimin resmi menjadi sepasang suami istri. Widih, memang berapa sih Teh maharnya? “Ada deh, kalau soal itu saya enggak mau cerita, Soalnya yang nentuin juga keluarga, saya sih nerima saja,” akunya kepada Radar Banten.

Mengarungi bahtera rumah tangga, tak semudah membalikkan telapak tangan. Cobaan dan rintangan datang menghiasi perjuangan, hanya cinta yang tuluslah, yang bisa menghadapinya. Keributan yang terjadi karena masalah sepele antara Purwo dan sang istri, tak mampu menghancurkan keutuhan hubungan.

Hingga menginjak setahun usia pernikahan, di tengah cobaan yang datang silih berganti, Purwo dan Mimin mendapat kado manis dengan kehadiran sang buah hati. Anak laki-laki yang gemuk dan lucu, membuat rumah tangga semakin mesra.

Kedua keluarga pun tampak bahagia melihat kedua anak mereka bisa harmonis dalam membangun rumah tangga. Namun apalah daya, kebahagiaan nyatanya memang tak pernah selaras dengan kebahagiaan. Entah karena tak punya uang atau terdesak kebutuhan, Purwo sering terlihat gelisah.

Namun ketika ditanya, ia tak pernah cerita Mimin. Hal ini membuat Mimin semakin bingung. Tidak tahu harus bersikap bagaimana, awalnya ia membiarkan dan menganggap semua tak ada apa-apa. Hingga suatu hari, Mimin dikagetkan dengan keributan Purwo dan saudaranya sendiri. Aih kok dibentak, kenapa Teh?

“Sedih ceritanya, Kang. Ternyata, tanpa sepengetahuan saya, Kang Purwo punya utang,” katanya. Waduh.

Katanya, utang Purwo bukan cuma ke satu orang, tapi hampir ada lima orang mulai dari bibi sampai adik ipar, semua diutangi. Jadilah Mimin ikut diteror tagihan utang suaminya. Aih-aih, parah amat sih Teh.

“Katanya mereka bosan nagih ke suami tapi cuma janji-janji doang, ya sudah pada marahnya ke saya,” tukas Mimin.

Yang membuat Mimin semakin tersiksa, sejak itu suaminya menghilang bak ditelan bumi. Ditelepon tak diangkat, di-SMS pun tak menjawab, Purwo seolah kabur dari masalah yang dibuatnya sendiri. Apalah daya, Mimin pun mengadu pada mertua. Gegerlah keluarga Purwo. “Nama baik keluarga saya jadi jelek, bapak minta saya cerai saja dari Kang Purwo,” katanya.

Hingga suatu malam, Purwo pulang. Mimin langsung meletupkan emosinya. Keributan terjadi. Purwo pun mengaku kalau utangnya itu ialah untuk membeli emas pesanan mahar waktu menikah dulu. “Waktu itu saya terlalu emosi, jadi telanjur minta cerai,” katanya.

Purwo dan Mimin pun cerai, sekarang Mimin sudah punya suami baru, sedangkan Purwo entah di mana keberadaannya.

Ya ampun, sabar ya Teh Mimin, semoga langgeng dengan suami barunya. Amin. (mg06/zee)