Valencia Putus Keperkasaan Barcelona

Para pemain Valencia merayakan kemenangan dengan mengangkat trofi Copa del Rey (Piala Raja) 2019, Minggu (26/5) dini hari. Dalam laga tersebut, Valencia mengalahkan Barcelona 2-1 di Stadion Benito Villamarin, di Sevilla.

SEVILLE – Valencia menjadi juara Copa del Rey 2018-2019 setelah memutus keperkasaan Barcelona di ajang ini dalam empat tahun terakhir. Dalam laga final di Benito Villamarin, Seville, Minggu (26/5) dini hari, Valencia menang tipis 2-1.

Kevin Gameiro membuka keunggulan Valencia di menit ke-21, disusul gol dari Rodrigo Moreno di menit ke-33. Lionel Messi baru memperkecil skor di menit ke-73 dan itu menjadi gol terakhir dalam pertandingan. Buat Valencia, gelar Copa del Rey ini merupakan yang ke-8 setelah 2007-2008, 1998-1999, 1978-1979, 1966-1967, 1954, 1948-1949 dan 1941.

Opta Joe melansir, Valencia menjadi tim kedua yang menjadi juara Copa del Rey di tahun mereka merayakan ulang tahun ke-100 klub. Tim pertama yang melakukan hal tersebut ialah Espanyol pada 2000.

Namun buat Barcelona, kekalahan ini menambah duka kegagalan di Liga Champions. Blaugrana gagal menambah koleksi gelar Copa del Rey menjadi 31. Meski sukses menjadi pemenang La Liga musim ini, klub yang bermarkas di Camp Nou itu langsung menjadi sasaran kritik usai kalah dari Valencia. Sang pelatih Ernesto Valverde menjadi target. Banyak yang menilai Valverde pantas dipecat.

Meski demikian, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu tidak mau menyalahkan pelatih. “Kekalahan ini buka kesalahan pelatih. Kami memiliki banyak peluang, tetapi tak membuat banyak gol. Saya tidak akan menganggap musim ini sebagai kegagalan,” ujar Bartomeu seperti dikutip dari Marca.

Kekalahan tersebut dikaitkan dengan buruknya mental pemain setelah kegagalan di semifinal Liga Champions. Sempat unggul 3-0 pada leg pertama, Messi dkk kalah telak 0-4 pada pertemuan kedua. Sejak itu, Barca dihujani kritik dan cemoohan dari suporter. Bahkan, ketika mereka menuai kemenangan atas Getafe 2-0.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, menampiknya. Dia bersikukuh psikologis pemainnya baik-baik saja. “Kami kalah, itu bukan karena isu mental pemain. Ini berbeda dari pertandingan yang kami mainkan dua minggu yang lalu, namun kami kalah lagi, itulah kenyataan,” ujar Valverde seperti dikutip Four Four Two.

“Kami gagal memenuhi harapan kami sendiri: kami telah merayakan gelar juara liga, kami pikir kami bisa meraih treble dan kami berada pada jalur yang tepat, baik di Liga Champions ataupun di Copa del Rey,” dia menjelaskan.

“Kalian kecewa karena kami memberikan harapan dan hasilnya tak sesuai dengan ekspektasi. Kami di sini untuk memenangi gelar juara dan bukan hal lain,” dia menegaskan. (jpg-dtc/ibm)