Vera Legawa dengan Hasil Pilkada

SERANG – Seluruh pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Serang menerima hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Kota Serang yang dilaksanakan, kemarin. Berdasarkan hasil rapat pleno, paslon nomor urut tiga pada Pilkada Kota Serang, Syafrudin-Subadri Usuludin, mendapatkan suara tertinggi. Yakni, 108.988 suara atau 38,75 persen.

Sementara itu, paslon nomor urut satu Vera Nurlaela-Nurhasan mendapatkan 90.104 suara atau 32,03 persen. Sedangkan paslon nomor urut dua Samsul Hidayat-Rohman mendapatkan 82.144 suara atau 29,2 persen. Jumlah suara sah secara keseluruhan, yakni 281.236 suara dan tidak sah 13.623 suara. Dengan demikian, jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 294.859 suara.

Calon walikota Serang nomor urut satu Vera Nurlaela mengaku sangat menerima dan menghormati hasil rapat pleno yang sudah dilakukan oleh penyelenggara pemilu. “Namun, seperti yang sudah kita tahu bersama bahwa pilkada kemarin juga dicederai dengan adanya kecurangan money politics dan saat ini sudah ada tersangkanya,” ujar Vera melalui telepon seluler, Kamis (5/7).

Padahal, tambahnya, semua paslon dari awal sudah berkomitmen akan melaksanakan demokrasi ini dengan jujur dan adil. Bahkan, sampai ada seremonial deklarasi No Money Politics. “Kami sudah sangat sportif memegang teguh janji kami, bukan kami tidak bisa melakukan hal yang sama, tapi kan janji bukan hanya untuk diucap atau digaung-gaungkan saja,” tandas istri Walikota Serang Tb Haerul Jaman itu.

Ia berharap, hal itu harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak ke depan karena ia merasa membangun Serang itu harus dimulai dari membangun manusianya, bukan hanya fisiknya saja. Untuk langkah selanjutnya, ia akan menunggu proses kejujuran penegakan keadilan pilkada. “Apa pun hasilnya nanti, kami pasti akan menerima dan menghargai itu,” tuturnya.

Ia tetap bangga dengan perolehan suara yang ia dan Nurhasan dapatkan karena suara itu murni suara masyarakat yang memilih atas dasar kerja kerasnya mengambil hati masyarakat tanpa imbalan apa pun dan rela memilihnya. “Ucapan terima kasih Ibu untuk masyarakat yang memilih kami,” ujar Vera.

Ia mengatakan, ternyata masyarakat bisa melakukan itu. Ke depan tinggal bagaimana para calon kepala daerah itu bisa membawa masyarakat ke arah pembelajaran demokrasi yang lebih baik.

Sementara itu, calon walikota Serang nomor urut dua Samsul Hidayat menerima hasil rapat pleno tersebut. “Menurut kami, apa yang sudah dilakukan KPU Kota Serang sudah sesuai tahapan,” ujarnya.

Sedangkan calon walikota Serang nomor tiga yang memperoleh suara tertinggi, Syafrudin berharap, semua paslon bersatu untuk bersama-sama membangun Kota Serang agar lebih baik lagi. “Saya juga tidak bisa sendiri. Untuk itu, kami butuh kebersamaan,” tuturnya. Adapun keberatan-keberatan dari paslon lainnya, ia harapkan dapat diselesaikan secara kekeluargaan. (Rostinah/RBG)