Waduh, Irigasi di Kecamatan Tirtayasa Penuh Sampah

0
2030

TIRTAYASA – Tumpukan sampah menghambat saluran air irigasi di Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa. Lokasi yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Pontang Tirtayasa itu kumuh.

Pantauan Radar Banten, Kamis (3/6) siang di lokasi, terlihat tumpukan sampah memanjang sekira 100 meter di irigasi. Bau tak sedap terasa menyengat di sekitar lokasi teesebut.

Diberitakan sebelumnya, tumpukan sampah pernah terjadi di atas Jembatan Kali Mati penghubung antara Kecamatan Pontang dan Tirtayasa. Setelah dibersihkan, kini lokasi tumpukan sampah baru terjadi di saluran irigasi.

Warga setempat Ahmad mengatakan, tumpukan sampah sudah terjadi sejak awal tahun 2021. Warga yang melintas di jalan biasa melemparkan sampah saat melaju dengan kendaraan. “Saya juga enggak nyaman sih, kumuh banget,” keluh Ahmad kepada Radar Banten.

Ahmad menduga, yang membuang sampah di lokasi tersebut ialah para pedagang di Pasar Pontang dan sekitarnya. Lantaran lokasi di jembatan sudah tidak diperbolehkan, kini membuangnya di irigasi. “Airnya juga jadi bau,” ujarnya.

Padahal, kata Ahmad, warga di Desa Sujung masih memanfaatkan air di irigasi untuk mencuci dan mandi. Hal itu dinilai akan berbahaya bagi kesehatan warga. “Airnya item gini, pasti enggak sehatlah,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) pertamanan dan persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Toto Mujiyanto mengatakan, lantaran sampah yang menumpuk di lokasi irigasi, maka hal itu menjadi kebijakan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3). “Kecuali sampahnya sudah di darat pingir jalan, maka akan kami eksekusi,” pungkasnya. (Haidar Pamungkas)