Wagub: Genjot Pemulihan Ekonomi

0
253 views

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bakal mengawal dan menggenjot agar anggaran pemulihan ekonomi atau recovery economy yang sudah dialokasikan Pemprov Banten dapat diserap dengan baik. Andika optimistis di tahun 2021 nanti menjadi tahun pemulihan ekonomi akibat dampak pandemic Covid-19.

Ia mengatakan, tahun depan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai empat persen dengan asumsi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berhenti dan vaksin Covid-19 bisa diberikan kepada masyarakat. “Dengan asumsi begitu,” ujar Andika saat Dialog Interaktif via Instagram @radarbanten_official dengan tema ‘Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Banten’, Selasa (3/11).

Ia mengatakan, pemerintah pusat memiliki program pemulihan ekonomi nasional yang telah disambut baik daerah, termasuk Pemprov Banten. Pemerintah pusat memberikan kelonggaran dan kemudahan terkait ajuan produktivitas ekonomi daerah. “Untuk itu, Pemprov menyambut dengan memperkuat program prioritas,” tuturnya.

Di waktu yang tersisa sekira dua bulan lagi sebelum tahun anggaran baru, Andika mengaku akan memaksimalkan agar target yang sudah dibuat Pemprov dapat direalisasikan. Capaian Pemprov itu juga akan disinergikan dengan pemulihan ekonomi nasional.

Selain fokus pada program pelayanan kesehatan masyarakat, politikus Partai Golkar ini juga mengatakan Pemprov akan melakukan pembangunan untuk memicu kondisi ekonomi daerah. Ia mengatakan, Pemprov akan meningkatkan kembali laju pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat ini sekira satu atau dua persen. “Karena kondisi saat ini deviasi target yang dihadapi,” tuturnya.

Terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB), mantan anggota DPR RI ini mengaku akan menampung masukan dari pemerintah kabupaten/kota. Lantaran hal itu sangat berpengaruh terhadap kondisi masing-masing daerah.

Diketahui, dalam bantuan tak terduga yang dialokasikan Pemprov tahun ini, ada Rp20 miliar anggaran untuk pemulihan ekonomi. Berdasarkan desain awal, anggaran itu tersebar di 12 OPD di lingkup Pemprov yang memiliki rumpun perekonomian.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti mengaku belum ada pengajuan anggaran recovery economy. “Kami tetap berkomitmen untuk merealisasikan target,” ujarnya.

Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Lebak ini juga optimistis bahwa tahun depan menjadi tahun pemulihan di Banten. “Optimisme tahun 2021 tahun pemulihan ekonomi,” tutur Rina. (nna/air)