Wagub Janjikan Perbaikan Rumah Veteran

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mencium tangan salah satu veteran usai memberikan kadedeuh pada acara ramah tamah dengan perintis kemerdekaan, di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (15/8).

SERANG – Menjelang HUT ke-73 RI, para veteran, purnawirawan, wredhatama, dan warakawuri angkatan 45 dan tokoh masyarakat Banten bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan pejabat di lingkungan Pemprov Banten.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Andika Hazrumy menjanjikan akan memperhatikan kehidupan para veteran, purnawirawan, dan pejuang kemerdekaan di Provinsi Banten.

Menurut Andika, Pemprov Banten mulai tahun ini akan menggulirkan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi tempat tinggal para veteran pejuang kemerdekaan yang ada di Banten. Bulan ini juga, pemprov akan melakukan pendataan dan validasi tempat tinggal para veteran.

“Pemberian bantuan ini merupakan komitmen Pemprov Banten untuk mengapresiasi dan menghargai jasa para veteran. Dengan pengorbanan dan kontribusinya pada negara maka mereka sudah sepatutnya mendapatkan kehidupan yang layak. Khususnya dalam kaitan mendapatkan kehidupan yang layak, salah satunya kami bantu melalui program RTLH,” ungkap Andika saat menyampaikan sambutan di hadapan 150 orang veteran pejuang kemerdekaan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (15/8).

Andika menuturkan, untuk merealisasikan program tersebut pihaknya akan melakukan pendataan terhadap calon penerima. Pendataan dilakukan untuk validasi kelayakan calon penerima, berikut dengan jumlahnya sebagai bahan pengajuan alokasi anggaran pada belanja daerah. “Nanti saya tugaskan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk meninjau mana-mana saja rumah veteran yang tidak layak huni, untuk kita ubah menjadi rumah layak huni. Divalidasi dulu, jangan sampai ada yang dobel-dobel (menerima bantuan yang sama dari sumber yang berbeda). Kalau anggarannya nanti disesuaikan, apakah siap di perubahan APBD 2018 atau nanti siap di (APBD) 2019,” ungkapnya.

Selain bantuan RTLH, lanjut Andika, pemprov juga akan menggulirkan program umrah bagi para veteran, dan bantuan kesehatan gratis.

Selain memperhatikan veteran, pemprov berkomitmen untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan melalui berbagai pembangunan. Andika mengklaim, Banten telah menunjukkan berbagai keberhasilan yang menjadi kebanggaan seluruh warga Banten.

Di akhir sambutannya, Andika kemudian mengingatkan masyarakat Banten untuk tetap mengisi kemerdekaan sesuai dengan profesinya masing-masing untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Termasuk generasi muda di Banten. “Saya berharap silaturahmi ini jadi momentum meningkatkan persatuan antara masyarakat dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia mengajak semua generasi muda di Banten, untuk meneladani semangat dan disiplin para pejuang kemerdekaan, yang tidak pernah lelah dan selalu ikhlas mengabdikan diri untuk Indonesia.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia di Provinsi Banten Tb M Djanawi mengapresiasi perhatian yang telah diberikan pemprov kepada para veteran. “Terima kasih banyak atas semuanya,” kata Djanawi.

Ia pun tidak menyampaikan banyak permintaan kepada pemprov, hanya ingin mengajak semua pihak bersyukur atas kemerdekaan yang telah dijalani selama 73 tahun. “Dulu kami berperang melawan penjajah Belanda, banyak pejuang yang menjadi korban tentara Belanda, sekarang kita sudah merdeka,” tutur pejuang kemerdekaan berusia 92 tahun ini.

Terkait program RTLH untuk para veteran, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Peemukiman (DPRKP) M Yanuar mengaku secepatnya akan melakukan pendataan. “Hari ini juga saya langsung koordinasi dengan para veteran, semoga pendataan bisa selesai secepatnya. Dan nanti akan saya laporkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya. (Deni S/RBG)