Wagub Siap Divaksin

0
2.365 views

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengaku siap divaksin Covid-19. Meskipun belum tahu kapan vaksin akan tiba di Banten, tetapi sesuai ketentuan tenaga kesehatan serta petugas yang menjadi garda terdepan yang harus diutamakan.

Andika mengaku Pemprov Banten masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait waktu untuk vaksinasi. “Yang pasti kami sudah siap,” ujar Andika, Senin (28/12).

Kata dia, terkait vaksinasi jangan sampai ada salah persepsi yang menyatakan bahwa pemerintah daerah harus didahulukan. Tetapi petugas kesehatan dan garda terdepan seperti TNI/Polri yang harus diprioritaskan. Lagipula vaksinasi itu tidak cukup sekali, tetapi dalam setahun bisa sekali atau dua kali.

Andika mengatakan, saat rapat koordinasi tingkat nasional dengan Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu, ia sudah menyampaikan bahwa sosialisasi terkait vaksin ini masih kurang. “Masyarakat ada yang menganggap vaksin ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ungkapnya.

Padahal, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin. Tetapi harus didata dulu dan dicek riwayat kesehatannya. Apabila ada penyakit penyerta atau komorbid akan disesuaikan. “Tidak main asal suntik,” tutur Andika.

Ia mengatakan, untuk biaya operasional vaksinasi Covid-19, pihaknya sudah menyiapkan pagu anggaran dalam pos belanja tak terduga (BTT). Selain itu, pemerintah pusat juga menggelontorkan anggaran untuk vaksinasi. “Kalau tidak salah nilainya sampai Rp100 miliar,” tuturnya.   

Kata dia, dengan sudah disiapkannya anggaran untuk vaskinasi di BTT. Maka Pemprov tidak mengganggu anggaran yang telah disepakati dengan DPRD Provinsi Banten. Dengan begitu, pihaknya tidak perlu melakukan refocusing anggaran.

Andika mengatakan, anggaran operasional yang dibutuhkan misalnya untuk pengadaan jarum hingga honor tenaga medis. Namun, hal itu sudah dialokasikan. “Yang sempat dikhawatirkan kemarin kalau ada vaksin yang subsidi dan mandiri. Kalau yang subsidi di daerah harus dibiayai Pemprov, kita harus menunggu arahan pusat. Kita harus refocusing lagi. Tapi kita sudah tenang, Presiden menyatakan vaksin untuk masyarakat gratis,” tutur politisi Golkar ini. (nna/air)