SERANG – Peneliti lembaga survey Indobarometer, Hadi Suprapto Rusli mengungkapkan, dari hasi survey Indobarometer memperlihatkan saingan terberat Rano Karno yaitu Wahidin Halim.

Hadi menyatakan, penilaian tersebut Indobarometer simpulkan dari beberapa hasil elemen survey. Misalnya, dari tingkat elektabilitas, hasil pertanyaan tertutup terhadap 800 responden, Rano Karno sebesar 38 persen sedangkan Wahidin Halim sebesar 20,3 persen.

Kemudian, dari hasil survey tingkat ketidak sukaan, responden yang tidak menyukai Rano mayoritas lebih memilih Wahidin Halim. “Jika dilihat dari elektabilitas, kemudian tingkat pengenalan, dan kesukaan terhadap WH hasilnya cukup tinggi, ditambah yang tidak menyukai Rano lebih memilih Wahidin Halim, maka lawan terkuat Rano adalah WH,” ujar Hadi, Rabu (1/6/2016), saat diskusi Meneropong Banten 2017 yang diselenggarakan Laboraturium Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Hotel Le Dian, Kota Serang.

Hadi melanjutkan, jika dilihat dari hasil keseluruhan survey, Rano Karno masih menjadi bakal calon yang paling kuat, namun karena survey tersebut dilakukan bukan pada masa kampanye, kemungkinan angka tersebut bisa berubah.

“PR Rano hanya ditingkat kepuasan, jadi jika di sisa masa jabatannya Rano meningkatkan pelayanan, maka Rano akan tetap kuat,” paparnya.

Survey terhadap bakal calon gubernur Banten yang dilakukan lembaga survey Indobarometer pada 7 hingga 12 April 2016, Rano Karno unggul dibanding beberapa nama calon lain yang disurvey.

Bakal calon gubernur yang disurvey adalah Dimyati Natakusumah, Ahmad Taufik Nuriman, Zaki Iskandar, Airin Rqachmy Diany, Andika Hazrumy, Anton Apriantono, Arif Wismansyah, Asmuji, Desi Ratna Sari, Eden Gunawan, Mulyadi Jayabaya, Rano Karno, Ranta Soeharta, Taufiquerahman Ruki, Tb Haerul Jaman, Tb Iman Ariyadi, Triana Sjamun, dan Wahidin Halim.

“Kalau calon nama itu sudah kuat tentu akan jauh. Survey dilakukan merata di seluruh daerah di Provinsi Banten, tidak hanya satu atau dua daerah,” ujar Hadi.

Hasil survey melalui pertanyaan terbuka, dari seluruh calon menunjukan elektabilitas Rano Karno mendapatkan nilai tertinggi sebesar 18,88 persen, disusul oleh Wahidin Halim, dan Andika Hazrumy.

“Pertanyaan tertutup, elektabilitas Rano Karno masih paling tinggi 34 persen, disusul Wahidin Halim, Andika, dan Dimyati. Responden yang digunakan sebanyak 800. Wawancara dilakukan dengan tatap muka dengan kuisioner,” paparnya. (Bayu)