Wakapolri Cek Pelabuhan Merak

0
702 views
Wakapolri Komjen Gatot Eddy memberikan arahan kepada manajemen ASDP Merak agar tidak terjadi antrean saat libur panjang. Kemarin, Wakapolri meninjau kesiapan pelayanan di Pelabuhan Merak.

CILEGON – Menjelang libur panjang akhir pekan Wakapolri Komjen Gatot Eddy mengunjungi Pelabuhan Merak, Selasa (27/10).

Pada kesempatan itu, Gatot mengecek kesiapan penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Diketahui, pekan ini berkenaan dengan libur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW serta cuti bersama, Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11) menjadi hari libur.

Panjangnya hari libur pun diduga berpotensi terjadinya peningkatan aktivitas penyeberangan di pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera tersebut.

“Kita mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Merak, mengantisipasi gangguang Kamtibmas, dan mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ujar Gatot.

Kepolisian memprediksi lonjakan arus kendaraan dari Jawa ke Sumatera terjadi Selasa (27/10) malam, hingga Rabu (28/10) siang.

Ia mengimbau kepada para pemudik untuk mematuhi protokol kesehatan agar sesampainya di kampung halaman tidak membawa Covid-19. “3M harus dijalankan, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” ujarnya.

Eddy mengatakan, kesiapan dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry sudah cukup baik. Begitu juga kesiapan dari jajaran Polda Banten.

“Protokol kesehatan juga sudah diterapkan di Pelabuhan Merak. Kami apresiasi kepada penumpang yang membeli tiket online, karena ini cukup mengurangi resiko penyebaran Covid-19,” katanya. 

Sementara itu, General Manajer (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy mengatakan, pada masa libur Maulid Nabi SAW pekan ini, kenaikan jumlah kendaraan diprediksi mencapai 40 persen. Ia memastikan tidak akan ada antrean kendaraan yang berarti.

“Hari biasa jumlah penumpang pejalan kaki sekitar 900 orang, jumlah kendaraan sekitar 2.000 unit. Pada musim libur ini kenaikan kendaraan sekitar 40 persen, kita lihat dari penjualan tiket online yang sudah terjual,” ujarnya.

Kata Hasan, Jumlah dermaga yang disiapkan sebanyak tujuh pasang dermaga. Jumlah kapal yang ada di Pelabuhan Merak ada 72 unit, yang siap beroperasi sekitar 55 kapal. Saat ini masih mengoperasikan 28 kapal.

“Dengan jumlah itu kita pastikan aman. Tidak ada antrean yang terlalu lama,” tuturnya. (bam/air)