SERANG – Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa meminta mahasiswa untuk berperan aktif dalam proses pembangunan daerah. Menurut Panjdi, sebagus apapun program pemerintah tidak akan maksimal jika tanpa dukungan dari berbagai pihak.

Hal itu dikatakan Pandji saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang di Markaz ATN, Ciracas, Kota Serang, Jumat (23/3). Acara juga dihadiri Mantan Wakil Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten Agus Supriyatna, Ketua KPU Kabupaten Serang Muhammad Nasehudin, Ketua Majelis Nasional Korps Alumni HMI (Kahmi) Kamarussamad, dan Ketua Majelis Wilayah Kahmi Provinsi Banten Udin Saparudin, dan puluhan kader HMI Cabang Serang.

Pandji mengatakan, peran mahasiswa dalam pembangunan daerah sangat strategis. Yakni, dengan melakukan kritikan-kritikan yang konsumtif sebagai dasar evaluasi pemerintah daerah. “Sehingga, kita tau, persoalan apa saja yang ada di lapangan,” katanya kepada Radar Banten.

Dikatakan Pandji, organisasi mahasiswa dipandang perlu karena sebagai wadah pencetak generasi bangsa. Selain pendidikan formal di kampus, pendidikan di organisasi juga dinilai perlu untuk menggodok pengalaman. “Kalau di kampus itu akademisnya, kalau di organisasi leadershipnya,” ujar Ketua Badan Narkotika Kabupaten Serang ini.

Menurut Pandji, HMI sebagai organisasi mahasiswa yang sudah melahirkan banyak tokoh. Baik tokoh nasional, regional, hingga di daerah-daerah. Karena itu, Pandji meminta kepada kader HMI untuk memanfaatkan berproses di organisasi. “Sudah banyak tokoh-tokoh yang lahir dari organisasi ini, dari mulai kepala daerah, penyelenggara pemilu, dan yang lainnya,” pungkasnya.

Ketua HMI Cabang Serang Abdul Basyar mengatakan, selain sebagai forum pemilihan ketua umum, pada Konfercab ini juga pihaknya akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang bersangkutan dengan pemerintah daerah. “Kita akan ada pembahasan tentang kedaerahan, yang nantinya akan kita sampaikan kepada pemerintah daerah,” katanya.

Warga Kecamatan Carenang ini mengatakan, kritikan yang disampaikan mahasiswa kepada pemerintah daerah semata-mata untuk mengawal pembangunan daerah yang lebih baik lagi. “Karena, pembangunan daerah juga butuh melibatkan seluruh elemen masyarakat, salah satunya mahasiswa,” ujarnya.

Dikatakan Basyar, ada tiga hal yang menjadi sorotan perosalan di Kabupaten Serang. Yakni, perosalan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur. “Kenapa infrastruktur, karena menjadi poros ekonomi masyarakat antar desa, dan antar kecamatan,” pungkasnya. (Anton Sutompul)