Walikota Cilegon Ingatkan Warga akan Bahaya TBC

CILEGON – Kasus tuberkulosis atau TBC terus mengalami peningkatan, Walikota Cilegon Edi Ariadi meminta warga mewaspadainya serta segera berobat jika mengalami gejala TBC ke puskesmas.

Walikota menyampaika hal itu pada Peringatan Hari TBC se-Dunia tingkat Kota Cilegon yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Senin (8/4).

Mantan Sekda Kota Cilegon itu mengatakan, tiap tahun pihaknya menemukan kasus TBC saat pendataan oleh petugas di lapangan. “Tahun 2018 kita menemukan 1.200-an kasus TBC dan sudah ditangani,” ujarnya.

Edi mengaku, pihaknya menginginkan tiap kecamatan memiliki program bebas TBC. Tahun lalu Kecamatan Ciwandan mencanangkan program bebas TBC. Tahun 2019 ini Kecamatan Cibeber. “Kita menginginkan tiap kecamatan bebas TBC. Tahun lalu Ciwandan, sekarang Cibeber,” katanya.

Edi mengatakan, di Cibeber pihaknya berusaha menjangkau pekerja lio bata. Selain tempat bekerjanya lembap, ventilasi udaranya sempit ditambah biasanya pekerja lio bata perokok. “Kita jangkau pekerja lio bata di Cibeber,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Arriadna mengatakan, 2017 ditemukan sebanyak 1.321 kasus, 2018 sebanyak sebanyak 276 kasus dan triwulan 2019 sebanyak 302 kasus. “Dibutuhkan peran serta masyarakat. tanpa peran serta masyarakat kita tidak akan pernah mewujudkan Kota Cilegon Sehat,” pungkasnya. (Fauzan Dardiri)