CILEGON – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengaku kaget dengan kasus penusukan yang dilakukan ekspatriat asal Korea terhadap karyawan PT Krakatau Posco Energy. “Itu kan (insiden penusukan-red) sudah masuk ke ranah kriminal, apalagi sudah dilaporkan. Saat ini silakan prosedur hukum dulu yang menyelesaikan,” ujarnya kepada radarbanten.com usai meninjau rumah warga yang ambruk di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa (10/2/2015).

Walikota enggan menilai insiden itu sudah mewakili perilaku ekspatriat yang bekerja di Cilegon. “Insiden itu saya rasa sifatnya personal, ada juga orang asing yang berakhlak bagus,” katanya.

Disinggung terkait dengan kemungkinan adanya gejolak sosial atas adanya insiden itu, Walikota menilai, hal itu dapat terjadi bila insiden itu tidak segera diselesaikan melalui jalur hukum. “Kalau ditindak secara hukum saya rasa tidak (menimbulkan gejolak sosial-red), kecuali itu dibiarkan saja,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, insiden penusukan dilakukan Choi Young Lark terhadap M Lingga Winata (23), karyawan PT Krakatau Posco Energy. Kasus ini sudah dilaporkan dan ditangani oleh Polres Cilegon. (Devi Krisna)