Walikota Minta Camat dan Lurah Kebut Program PTSL

0
1946

SERANG – Walikota Serang Syafrudin menargetkan verifikasi perlengkapan data pada Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kecamatan Serang rampung akhir tahun 2021. 

Demikian diungkapkan Syafrudin saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi PTSL Kecamatan Serang bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cabang Serang di Aula Setda Kota Serang, Kamis (25/3). 

Kecamatan Serang yang menjadi wilayah skala prioritas pada tahun 2021 menjadi Kecamatan Lengkap Terpetakan PTSL belum mencapai target minimal 70 persen dari total 23.000 an petak tanah. “Kita ini sedang menuju Kota Serang lengkap. Kecamatan Serang jadi target awal PTSL. Tapi sayang capai Maret progresnya masih rendah,” ujar Syafrudin.

Hingga Maret ini, baru 4.032 data kepemilikan yang masuk ke BPN Cabang Serang. Angka tersebut baru mencapai sekira 20 persen dari target 23.000 data kepemilikan tanah yang ada di Kecamatan Serang.  “PTSL ini semua tidak sulit, persyaratanya lebih ringan. Tidak memakan biaya besar,” katanya.

Syafrudin meminta Camat, Lurah dan masyarakat pro aktif menyukseskan salah satu program strategis nasional. “Saya minta Camat, Lurah dan Satgas bergerak dan pro aktif datang ke masyarakat menyosialisasikan dan menyukseskan program ini,” katanya.

“Kalau misalkan Camat dan Lurah tak sungguh-sungguh dalam melaksanakan program strategis ini, nanti saya evaluasi,” tambah Syafrudin. 

Kepala Kanwil BPN Banten Andi Tenri Abeng mengatakan Rakor bertujuan mengajar target Kota Serang menjadi daerah Lengkap Terpetakan. “Kalau melihat capaian ini menghawatirkan, mudah-mudahan pertemuan ini kita menginventarisasi masalah yang akan menemukan solusi,” katanya. 

Andi mengaku jika hingga April 2021 belum menunjukkan perkembangan yang signifikan maka BPN akan memindahkan fokus program PTSL di luar Kecamatan Serang. “Kalau perkembangannya minim. Kita pindah ke Kecamatan lain yang bersedia. Pokoknya kita akan stop diangka 10 ribu jika tidak ada perkembangan, kita pindah,” terangnya. (Fauzan Dardiri)