Wanita Ini Nyamar Jadi Laki-laki, Sekap Anak Gadis di Bawah Umur

Pelaku bersama petugas
Pelaku bersama petugas

CILEGON – Setelah sepekan menyekap seorang anak gadis di bawah umur, Saroh (20) alias Boy yang juga merupakan seorang wanita tertangkap di rumah kontrakannya. Penangkapan ini dilakukan langsung oleh keluarga korbannya berkat informasi dari seorang kerabatnya yang tinggal tak jauh dari rumah kontrakan pelaku.

Diduga, Saroh alias Boy warga Lingkungan Tegal Wangi, Kelurahan Rawa Arum Kecamatan Grogol ini, selain menyekap korbannya yakni IS (14) pelaku juga melakukan perbuatan asusila yaitu pencabulan. Parahnya, aksi bejat pelaku yang menyukai sesama jenis ini bukan kali pertama dilakukannya. Sebelumnya sudah ada tiga korban lain yang salah satunya merupakan keponakannya sendiri.

Ikbal, ayah korban mengatakan, anaknya yang saat ini masih duduk dibangku kelas satu SMP sudah lebih dari tujuh hari tidak pulang ke rumah. Ia juga telah melaporkan persoalan ini kepada pihak berwajib yaitu kepolisian.

“Setelah dapat kabar dari teman saya yang katanya melihat anak saya di kontrakan daerah Browen, Ciwandan saya bersama keluarga segera ke sana. Dua kali saya ke sana tidak ketemu. Pas ketiga kalinya akhirnya ketemu anak saya sedang dikunciin di kontrakannya dengan keadaan yang menghawatirkan,” ujar Ikbal, saat ditemui di Mapolres Cilegon, Senin (20/6/2016).

Sementara itu, Saroh alias Boy mengaku, ia mengenal melalui telepon genggam. Selama korbannya disekap, ia mencarikan makan dengan cara mengamen. “Tidak saya apa-apain pak. Cuma cium-cium dan pegang pakai tangan saja. Sebelumnya sudah saya suruh pulang tapi dia enggak mau,” ujar pelaku yang saat ditangkap dalam kondisi mabuk.

Di tempat yang sama, Kanit PPA Satreskrim Polres Cilegon Ipda Heni Panca Wati mengatakan kasus ini masih dalam dalam proses penyelidikan. Korban hingga kini masih dalam keadaan depresi dan akan dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan medis serta guna dilakukan visum.

“Selain penculikan dan penyekapan, pelaku diduga melakukan pencabulan di bawah umur dengan korbannya. Walaupun pelaku juga sama seorang wanita, namun bisa saja menggunakan alat lainnya,” ujarnya. (Riko)