Warga menu giliran untuk menukar uang dengan uang pecahan kecil di depan pendopo Pemkab Serang, Kamis (23/5).

SERANG – Warga antusias menukarkan uang saat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten dan perbankan melayani penukaran uang pecahan kecil bersama di Pendopo Bupati Serang, Kamis (23/5) pagi hingga siang. Uang pecahan kecil, seperti Rp2.000, Rp5.000, dan Rp10.000 itu digunakan untuk keperluan selama momen Lebaran.

Ada sekitar 1.600 kupon yang disiapkan panitia. Setelah mendapatkan kupon penukaran dan urutan antrean, warga rela mengantre hingga lebih dari satu jam untuk mendapatkan uang pecahan kecil.

Bagi warga yang tidak kebagian penukaran pada 24 Mei 2019 di Pendopo Bupati Serang, bisa datang pada 25, 27, dan 28 Mei 2019 di Alun-alun Kota Serang atau ke Alun-alun Kota Cilegon. Kegiatan penukaran mulai pada pukul 09.00 -13.00 WIB. Selain itu, BI Banten juga akan melayani penukaran uang receh di rest area Tol Tangerang- Merak pada 29 dan 31 Mei 2019.

Pejabat Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erry P Suryanto mengatakan, pada tahun ini Bank Indonesia memperbaiki layanan dengan memperbanyak titik penukaran uang pecahan kecil bagi masyarakat, antara lain bersama perbankan dan kas keliling BI. “Untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan penukaran uang pecahan baru untuk lebaran,” katanya.

Selain BI, perbankan yang ikut berpartisipasi memberikan pelayanan ber sama antara Bank Mandiri, Bank bjb, BNI, BCA, Bank Banten, dan BRI. Di Banten sendiri, ada 27 perbankan dan yang ikut pelayanan bersama ini hanya beberapa bank karena tidak semua memiliki mobil kas keliling.

“Meskipun begitu, perbankan yang di Banten juga ikut melayani di kantor jaringan masing-masing. Untuk penukaran bersama ini setiap perbankan ada sekitar 200 orang,” katanya.

Ia mengungkapkan, pelayanan bersama ini agar semakin banyak masyarakat yang bisa menukarkan uang pecahan kecil untuk keperluan Lebaran. Masyarakat juga dihimbau untuk menukarkan di lembaga resmi yakni perbankan karena uang yang ada di jasa penukaran tidak bisa dipastikan keaslian uang dan ada biaya sekitar 10 persen.

“Masyarakat yang ingin menukarkan bisa langsung datang ke kantor jaringan terdekat atau penukaran bersama,” katanya.

Pada tahun ini, masyarakat bisa menukarkan uang pecahan kecil sebanyak Rp4 juta dengan komposisi Sementara untuk komposisinya Rp2 juta untuk dua pak pecahan Rp10.000, Rp1 juta untuk pecahan Rp5.000 dan Rp1 juta untuk pecahan Rp2.000.

“Adapun untuk kebutuhan pecahan lain dilayani sesuai dengan persediaan. Jumlah ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu karena pecahan tersebut yang paling diminati masyarakat,” katanya. (Susi K)