Warga Banten Terdampak Kerusuhan Wamena Diberikan Santunan

0
322 views

SERANG – Selain memulangkan warga Banten yang terdampak kerusuhan Wamena, Pemprov juga memberikan santunan sebesar Rp5 juta.

Santunan diberikan kepada dua warga Banten yang memilih tetap tinggal di Papua. “Semuanya ada 25 orang. Yang kita pulangkan 23 orang dan yang tinggal di Sentani Papua dua orang,” kata Ketua Tim Kemanusiaan Pemprov Banten E Kusmayadi, Jumat (4/10).

Kusmayadi mengatakan, orang yang tidak pulang karena memilih ikut keluarganya di Sentani Jayapura. Satunya lagi karena masih bertugas mengajar. “Karena mereka tidak pulang, kami berikan santuan sebesar Rp5 juta,” katanya.

Mereka telah dijemput dari Wamena setelah tim Kemanusiaan Provinsi Banten meminta bantuan dari pihak keamanan. Setelah sampai di Sentani, kerabatnya datang dan menjemput mereka.

Kepala Dinas Sosial menambahkan, pihaknya sudah mengupayakan untuk membawa mereka kembali ke Banten. Namun tidak bisa dipaksakan karena mereka telah memilih sendiri. “Jadi mereka ikut keluarganya yang ada di sini. Tapi kita sudah jemput dari Wamena,” ucapnya.

Menurutnya, santunan diberikan sebagai kepedulian Pemprov Banten. “Pak Gubernur dan Pak Wagub berpesan agar mereka tetap jaga diri dan bantuan yang kami berikan sebagai bentuk kepedulian untuk warga Banten yang terdampak kerusuhan Wamena,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, hasil penyisiran tim kemanusiaan Provinsi Banten berhasil mendapatkan tambahan warga Banten terdampak kerusuhan Wamena dan sekitar, sebanyak delapan orang.

Dengan hasil tersebut terdata sebanyak 25 orang. Hanya saja, dari jumlah tersebut hanya 23 orang yang mau dipulangkan. Dua orang sisanya tetap bertahan di rumah keluarganya di Sentani karena alasan pekerjaan. (Ken Supriyono)