Warga Bedeng Kompak dan Inovatif

MANCAK –  Tim 7 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang menilai, warga RT 17 RW 01, Kampung Bedeng, Desa Angsana, kompak dan kreatif. Warga kampung di Kecamatan Mancak ini membuat beragam kerajinan tangan dari proses daur ulang sampah hingga grafiti.

“Warga Kampung Bedeng nih memang kreatif banget,” kata Wahyudin, tim juri dari perwakilan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang, Selasa (3/12).

Kreativitas warga Bedeng bisa dilihat pada kursi dari plastik bekas botol minuman ukuran satu liter, aneka pajangan seperti kura-kura dari batok kelapa, meja dari ban mobil bekas, sampai lukisan pemandangan alam di tembok pinggir jalan. “Hasil kerajinan ini bisa menjadi unit usaha warga,” kata Wahyudin.

Mayor Infantri Uung, juri dari perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf Serang, menambahkan bahwa lingkungan Bedeng sudah aman. Ia tidak menemukan tindak pidana. Warga kampung ini bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan babinsa. “Keamanannya sudah baguslah di Bedeng mah,” ungkapnya.

Dua pos ronda di kampung ini juga sudah dilengkapi dengan pentungan, kentongan, borgol, buku tamu, dan nomor telepon darurat. “Kekurangannya cuma pos ronda doang yang perlu dipercantik,” kata Uung.

Kepala Desa Angsana Ahmad Nuriman menyatakan bahwa warga Bedeng sudah terkenal dengan kekompakannya. Warga kampung ini tidak sungkan ketika diajak swadaya menata lingkungan. “Semua penataan dari membuat kerajinan sampai melukis, anggaran dan pengerjaannya dilakukan warga,” tegasnya.

Nuriman berharap, geliat warga Bedeng menghadapi LKBA ini bisa menyebar ke kampung lain. Sehingga, kampung-kampung di Desa Angsana menjadi bersih dan aman. “Saya targetkan, Bedeng jadi kampung percontohan,” pungkasnya. (mg06/don/ags)