Kelompok makanan ikut menyumbang inflasi Oktober di Banten.

SERANG – Bazar Ramadan yang menjual paket kebutuhan pokok dengan harga murah di halaman Masjid Raya Albantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (22/6) diserbu warga. Kupon bazar yang disebar panitia kemarin sebanyak 550 kupon, namun yang datang lebih dari seribu orang.

Warga yang mendapatkan kupon antre sejak pagi hari untuk mendapatkan paket bahan kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, beras, gula pasir, mi instan, sirup dan sarden, seharga Rp 30.000 hingga Rp 100.000.

Saripah, warga Palima, antre sejak pukul 08.30.  “Lumayanlah buat puasa  walaupun berjubel begini,” katanya.

Gubernur Banten Rano Karno mengaku terkejut dengan antusiasme masyarakat yang datang pada bazar.
“Tahun ini semakin banyak jumlah pengunjung, namun bukan dalam arti semakin banyak masyarakat yang miskin. Tahun lalu kita selenggarakan di titik-titik tertentu, di pendopo lama dan alun-alun, namun saat ini kita tidak menyangka dengan diselenggarakannya di KP3B ini. Kita terkejut karena pengunjung hampir mencapai 2.000 orang,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia mengingatkan kepada warga untuk berhati-hati mengonsumsi makanan. Tahun ini makanan yang mengadung bahan-bahan berbahaya, seperti formalin dan boraks cenderung menurun. “Saya sudah kunjungi pasar modern dengan BPOM. Di sana sekarang sudah ada minilab. Kalau (pengawet berbahaya) hilang mungkin sulit, tapi kesadaran masyarakatnya sudah baik,” katanya. (wirda)