CILEGON – Warga Kelurahan Citangkil, Kota Cilegon mengeluhkan debu yang betebaran dampak pembangunan betonisasi jalan yang menghubungkan Lingkungan Kubang Sepat, Rawa Gondang sampai Kubang Lesung. Warga cemas pencemaran udara yang bercampur semen itu akan mengganggu kesehatannya.

Ahmad Yoni menyebut pihak pengerjaan betonisasi jalan yang berlangsung di lokasi padat pemukiman itu sudah tidak memperhatikan kesehatan warga dan lingkungan. Menurut dia sudah selayaknya pengerjaan jalan disertai adanya penyiraman air yang dilakukan secara rutin, agar lingkungan tidak tercemar debu.

“Debunya campur semen halus, kalau siang sama sore hari parah banget debunya pada mabur. Kadang warga yang nyiramin pakai air karena saking sudah tidak tahannya. Kalau betonisasinya sih kita mendukung,” ujar warga Kubang Lesung ini.

Sementara itu, menanggapi keluhan warga tersebut, Camat Citangkil Kota Cilegon meminta masyarakat memaklumi adanya debu yang betebaran dampak pelaksanaan betonisasi itu yang mana tujuannya adalah pembangunan jalan. Ia juga mengaku akan membicarakan persoalan tersebut kepada pihak pelaksana yang mengerjakan betonisasi tersebut.

“Lurah sudah menyosialisasikan pembangunan itu kepada masyarakat. Lagian pembangunan itukan tidak kaya pabrik yang dalam artian puluhan tahun terus mengeluarkan debu, itu paling beberapa bulan saja terus sudah selesai,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)