Warga Desa Budidaya Ikan Lele di Lahan Kosong

TANGERANG – Desa Cempaka memiliki berbagai potensi yang bisa diolah menjadi sumber ekonomi masyarakat. Di antaranya mulai dari sektor pertanian, perikanan, dan peternakan seperti budidaya ikan lele, kangkung, minyak sereh, dan produksi kacang kulit.

Hal itu dikatakan Penjabat sementara Kepala Desa Cempaka Achmad Nuryadi saat ditemui di kantornya, Selasa (10/9). Dia mengatakan, potensi desa tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami (Pemdes-red) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di desa agar dijadikan tempat budidaya lele dan budidaya kangkung agar bisa berdaya dan menjadi sumber perekonomian warga,” katanya.

Nuryadi menjelaskan, untuk budidaya kangkung berada di RT 03 RW 02 Kampung Cikarang dan Kampung Jalur RT 05 RW 02. Sementara budidaya ikan lele ada di Perumahan Surya Jaya Indah RT 03 RW 10.

“Kalau lahan yang dimanfaatkan budidaya kangkung, luasnya ada sekitar satu hektare. Sedangkan budidaya lele ada beberapa kolam mulai dari pembibitan hingga lele yang siap jual. Rata-rata lele dijual ke para pedagang pecel lele di sekitar desa, bahkan mereka ada yang datang sendiri untuk membelinya,” jelasnya.

Desa yang memiliki sekitar 13 ribu penduduk tersebut juga memiliki budidaya kacang kulit di Kampung Cileget RT 04 RW 02 dan juga pengrajin sarung handphone di Kampung Cikarang RT 02 RW 01. Untuk itu semua potensi yang ada di desa juga sudah diusulkan menjadi inovasi desa, dan diharapkan ke depan akan lebih berkembang lagi karena Pemdes sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberdayaan potensi desa tersebut.

Untuk itu pria yang pernah menjadi mantan Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Desa Cempaka itu berharap, masyarakat terus meningkatkan inovasi untuk meningkatkan produk unggulan. (pem/rb)