Lingkungan Sumur Wuluh, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon yang berdekatan dengan industri.

CILEGON – Warga Lingkungan Sumur Wuluh, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, mengeluhkan bau yang diduga bersumber dari aktivitas di PT Dover. Warga menilai perusahaan kimia tersebut menutup diri soal keluhan warga.

Samani, Ketua RT 1 RW 3, Lingkungan Sumur Wuluh mengaku sering mendapat keluhan dari warga. “Saya tidak pernah tahu persoalan izin atau pun kegiatan itu untuk apa. RT di lingkungan kami (Kali Baru dan Sumur Wuluh-red) tidak pernah diajak bicara oleh PT Dover,” kata Samani di rumahnya.

Selain bau menyengat, lanjut Samani, warga juga mengeluhkan lingkungan yang rawan banjir. “Sebelum sawah diuruk, lingkungan kami sering banjir, apa lagi sekarang serapan sawah sudah tidak ada lagi,” ujarnya

Warga menuntut PT Dover bertanggung jawab terhadap persoalan lingkungan yang buruk akibat aktivtas perusahaan. “Jika PT Dover tidak respons, warga akan melakukan aksi,” ungkapnya

Kamis (28/1/2016) lalu, Dude dari PT Dover mengaku sudah berkoordinasi dengan ketua RW. “Saya sudah berkoordinasi dengan RW. Seharusnya tugas RW-lah yang menjelaskan pada RT dan warga sekitar terkait persoalan ini, ” kata Dude saat dihubungi melalui telepon seluler.

Dude menambahkan bahwa pihaknya sudah mengantongi izin pembangunan usaha dari Dinas PU Kota Cilegon sejak 2014. Pihaknya sudah mendapat rancangan penanganan banjir untuk lingkungan Kali Baru dari Dinas PU Kota Cilegon. “Sementara untuk pengerjaannya kami lakukan secara bertahap,” ujarnya. (Ade Faturohman)