Warga Karanganyar Semakin Giat Bergotong Royong

CIRUAS – Tradisi gotong royong masih terjaga di antara warga RW 002, Kampung Karanganyar, Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas. Karenanya, warga di kampung ini optimistis bisa meraih juara Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Mereka semakin giat melaksanakan warisan budaya tersebut.

RW 002, Kampung Karanganyar, memiliki lima RT. Namun, hanya dua RT yang diikutkan lomba Kampung Bersih dan Aman. Yakni, RT 01 dengan jumlah 110 kepala keluarga (KK) dan RT 02 dengan jumlah 115 KK. Jika diakumulasi, kedua RT ini memiliki sekira 600 warga.

Ketua RT 02 RW 002, Kampung Karanganyar, Sofyan menyatakan kesiapan kampungnya mengikuti Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Kebersihan dan keamanan Kampung Karanganyar menjadi modal utama.

“Sebelum lebaran Idul Adha, kita gotong royong supaya lingkungan masyarakat kita rapi. Itu rutin,” ujar Sofyan kepada Radar Banten, Selasa (13/8). Di kampung ini, warga rutin, sebulan sekali, bergotong royong membersihkan lingkungan mereka.

Menurut Sofyan, ronda malam warga demi menjaga lingkungan pun rutin dilakukan. Ronda malam tak hanya dilakukan warga untuk menjaga keamanan perkampungannya saja. Tetapi juga untuk mengantisipasi kejadian di luar itu. “Petugas ronda itu juga menjaga orang hamil, melahirkan, sakit. Kita tanggap. Itu fungsinya ronda,” terangnya.

Terkait dengan pengelolaan sampah rumah tangga di RW 002, Kampung Karanganyar, Sofyan mengaku jika di lingkungannya telah memiliki satu bak penampungan sampah sementara. Petugas kebersihan dari Pemkab Serang mengangkut sampah dari bak penampungan itu minimal dua kali dalam seminggu. “Sampah, alhamdulillah, masyarakat iuran bayar sampah. Ditarik oleh petugas kebersihan dari Pemkab,” terangnya. 

Senada diungkapkan Ketua RW 002, Kampung Karanganyar, Fayumi. Ia mengaku tak heran jika lingkungan RW-nya dipercaya oleh Pemerintah Desa Singamerta untuk mengikuti Kampung Bersih dan Aman. Pihaknya pun, kata Fayumi, sudah mempersiapkan keperluan untuk mengikuti perlombaan tingkat Kabupaten Serang tersebut.

“Mungkin, kelebihan kampung kami, rapih, jalannya bersih, dan masyarakatnya sadar lingkungan serta kompak,” tegas Fayumi. “Alhamdulillah, masyarakat kalau ada pengumuman gotong royong satu bulan sekali ramai. Biasanya setelah shalat Jumat berjamaah. Masyarakat sudah terbiasa tiap bulan,” terangnya.

Fayumi berharap bisa memenangkan Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019. Tujuannya, agar Kampung Karanganyar tak hanya bersih dan aman, tetapi juga menjadi percontohan, khususnya di Kecamatan Ciruas. “Harapannya, kita menang. Insya Allah kegiatan seperti ini positif,” pungkasnya. (fdr/don/ags)