Warga Kasemen Dominasi Peserta Program Trasmigrasi ke Kalimantan

Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kota Serang Jhoni Manahan Sianipar
Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kota Serang Jhoni Manahan Sianipar

SERANG – Warga Kecamatan Kasemen dominasi program transmigrasi di Kota Serang yang tahun 2016 ini daerah tujuan transmigrasi ke daerah Kapuas Provinsi Kalimantan Barat.

“Dari 25 KK (Kepala Keluarga-red) kuota yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Kota Serang sebagian besar diikuti oleh warga kelurahan Terumbu, Sawah Luhur, Bendung, Kasunyatan Kecamatan Kasemen,” ungkap Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kota Serang, Jhoni Manahan Sianipar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/2/2016).

Jhoni menjelaskan, untuk tahun ini mengalami penambahan kuota sebanyak 5 KK bila dibandingkan dengan tahun 2015 yang berjumlah 20 KK. Ia juga mengatakan, kriterianya diantaranya penduduk miskin pra sejahtera, umumnya hanya penggarap lahan, yang tidak memiliki rumah. Namun ia tidak merinci nama, asal KK Kota Serang yang mengikuti program trasmigrasi.

“Kita memberikan sosialisasi melalui kelurahan, dan mereka (warga-red) umumnya tertarik karena disana akan menggarap tanah seluas dua hektare. Kita seleksi masyarakat dan yang diutamakan petani. Untuk tahun 2016 yang daftar hingga 50 KK lebih,” kata Jhoni.

Lebih lanjut, Jhoni menjelaskan, sebelum memberangkatkan KK ke tempat tujuan transmigran, pihaknya terlebih dahulu memastikan tanah yang tersedia dengan criteria 4 L yakni layak huni, layak garap, layak sanitasi dan layak sanitasi.

“Sebagian besar, transmigran melakukan cocok tanam padi, palawija dan perkebunan kelapa sawit. Dengan klasifikasi lahan, 2500 meter untuk tempat tinggal dan sisanya untuk lahan garapan, mereka di sana tinggal minimal selama 5 tahun,” tandasnya. (Fauzan Dardiri)