CILEGON – Ratusan warga dari lingkungan Krenceng, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon kembali mendatangi kantor sementara PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) di Jalan Yasin Beji, Kecamatan Purwakarta, Cilegon, Senin (9/2/2015). Warga menuntut dilibatkan pada peoyek pembangunan pabrik patungan PT Krakatau Steel dengan Nippon Steel And Sumitomo Metal Corporation (NSSMC) itu.

Ketua RW 04, Sugianto yang juga menjadi koordinator dalam aksi warga itu mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi hingga tuntutan mereka direalisasikan oleh pihak perusahaan. “Kami minta warga itu dilibatkan, baik itu tenaga kerja ataupun juga proses pembangunannya. Soalnya kami tidak mau lagi terus jadi penonton dalam pembangunan yang ada diwilayah kami,” ujarnya.

Aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian itu bubar setelah Direktur SDM dan Umum PT KNSS Djoko Mulyono menemui warga. “Kami memandang aksi ini sebuah hal yang wajar, karena mereka berada di lingkungan terdekat pabrik dan harus mendapatkan perhatian. Insya Allah, kami pasti memperhatikan warga, dan memberikan kesempatan untuk bergabung dan berpartisipasi,” katanya.

Lebih jauh dirinya tidak menampik, pabrik di atas lahan seluas 18 hektare yang akan memproduksi baja lembaran pasar otomotif itu, sejauh ini belum melakukan sosialisasi kepada warga. “Saat ini masih dalam tahap persiapan, aktivitas di sana yang ada saat ini dilakukan oleh PT KIEC (Krakatau Industrial Estate Cilegon) yang sedang menyiapkan lahannya. Karena, dalam perjanjian kami, pembelian lahan tersebut akan diserahkan dalam kondisi siap untuk dibangun,” tandasnya. (Devi Krisna)