Warga Krui Lampung Sudah Dua Hari Telantar di Pelabuhan Merak

Syirli saat beristirahat di salah satu tempat di Merak.

CILEGON – Nekat tetap pulang ke Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Syirli telantar selama dua hari di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Selama telantar, ia tidur berpindah-pindah, dari ruko hingga ke warung makan yang tak lagi berjualan.


Ditemui di Pelabuhan Merak, Syirli mengaku terpaksa pulang dari Bandung, Jawa Barat, karena sudah tak lagi mempunyai pekerjaan.

Awalnya ia bekerja sebagai front liner di salah satu maskapai penerbangan. Namun karena persoalan Covid-19, ia kehilangan pekerjaan.

“Terpaksa pulang. Di Bandung sudah gak ada kerjaan. Sedangkan saya ngontrak di sana,” ujar Syirli kepada wartawan, Kamis (30/4) malam.

Selama dua hari di Pelabuhan Merak, Syirli sempat kehabisan bekal. Beruntung ia mendapatkan kiriman uang dari keluarganya di Lampung.

Ia berharap mendapatkan kebijakan dari petugas dan pengelola Pelabuhan Merak supaya bisa naik kapal menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni. “Kalau di kampung sendiri gak punya kerjaan juga minimal masih bisa makan. Ada yang bantu keluarga,” tuturnya. (Bayu M)