Warga Labuan Korban Banjir Diserang Gatal-gatal

Korban Banjir Gatal-gatal

LABUAN – Kepedihan korban banjir bandang yang terjadi Senin (25/7) lalu terus berlanjut. Selain harus memperbaiki rumah yang rusak, juga terpaksa harus berobat karena mengalami gatal-gatal. Itu seperti yang dialami warga Kampung Cicadas, Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan. Dua hari setelah banjir bandang surut, puluhan warga di daerah itu terkena penyakit kulit.

Dulisman, warga Kampung Cicadas, Desa Kalanganyar menerangkan, musibah gatal menyerang warga di tiga tempat, yakni RT/01, RT02, RT/03 dan RW/08. “Hampir semua warga terserang gatal-gatal. Rasa gatal sudah terasa saat banjir selutut di dalam rumah,” katanya di sela-sela merapikan dan menjemur perabotan rumah tangga yang basah akibat banjir.

Katanya, selain gatal, warga kini merasakan tidak nyamannya lingkungan rumah karena masih becek. “Penyakit gatal-gatal sebagian besar diderita anak-anak,” katanya.

Dulisman berharap, segera ada penanganan dengan pengobatan gratis. “Saya harap ada pengobatan gratis. Saya khawatir jika dibiarkan, korban yang terserang gatal-gatal bertambah,” katanya.

Kades Kalanganyar Ibnu Hajar tak membantah sebagian warganya terserang penyakit gatal-gatal. Ia berjanji, akan melakukan koordinasi dengan puskesmas setempat agar pengobatan gratis bisa segera dilaksanakan. “Bantuan pengobatan gratis memang belum ada. Nanti kami akan koordinasikan terlebih dahulu dengan Puskesmas Labuan,” katanya.

Daen Suganjar, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Labuan belum bisa dimintai keterangan terkait rencana pengobatan gratis pascabanjir. Beberapa kali dihubungi, telepon seluler selalu dalam keadaan tidak aktif. (Herman/Radar Banten)