Warga Lebih Antusias Antarkan Anak yang Baru Masuk SD

Antar Anak Sekolah

SERANG – Hari pertama tahun ajaran baru, banyak warga Kota Serang mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. Namun para orang tua murid lebih memilih mengantarkan anak-anaknya yang baru masuk SD ketimbang SMP. Hal itu terlihat di salah satu sekolah Yayasan Al Azhar, Kaujon, Kota Serang.

Pantauan Radar Banten Online di lokasi, Senin (18/7). Sejak pukul 07.00 WIB animo orang tua murid mengantarkan anak-anaknya di Yayasan Al Azhar cukup ramai. Banyak orang tua murid mengantarkan anaknya-anaknya ke sekolah SD dan SMP di Yayasan Al Azhar tersebut. Para orang tua ada yang mengantarkan anaknya sampai gerbang sekolah, ada juga yang mengantarkannya hingga masuk ke kelas. Bahkan ada yang menunggu anaknya mendapat arahan dari sekolah.

Melihat ramainya orang tua murid yang mengantar, banyak orang tua murid saling berinteraksi dengan orang tua murid lainya, banyak juga orang tua murid berkomunikasi dengan para guru di sekolah tersebut. Hal tersebut dijadikan momen perkenalan para orang tua murid yang hadir di sekolah tersebut.

Namun pada hari pertama masuk sekolah, sekolah tingkat SD di Yayasan Al Azhar lebih ramai dan padat dikunjungi dari pada SMP. Sebab para orang tua murid lebih banyak mengantarkan anaknya SD. Hal tersebut terlihat dari ramainya para orang tua yang hadir di SD.
Kendaraan orang tua murid yang parkir juga memadati hingga parkiran SMP.

Hal tersebut diakui oleh Kepala SD Al Azhar 10, Ahmad Yani. Ia tak menampik situasi sekolahnya lebih ramai dan padat dari pada SMP. Sebab para orang tua murid lebih mengkhawatirkan anaknya yang masih kecil. “Tahun ini animo orang tua murid mengantarkan anaknya lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya. Parkiran juga lebih padat hingga halaman SMP Al Azhar,” ujarnya.

Menurut Ahmad, selain ada imbauan dari Kemendikbud menyarankan perlunya orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah, faktor ramainya para orang tua murid datang ke sekolah karena sekolahnya tahun ini lebih banyak menerima murid yaitu 140 orang. “Jadi wajar animo masyarakat lebih tinggi pada tahun sebelumnya yang datang mengantarkan anaknya ke sekolah kami,” ucapnya. (AdeF)