Warga Madura di Banten Agar Ikut Membangun Daerah

0
210

CILEGON – Warga Madura yang ada di Kota Cilegon serta daerah-daerah lain di Banten diharapkan ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan di daerah rantauan. 


Hal itu diungkapkan oleh Sekjen DPP Ikatan Keluarga Madura (Ikama) Ghufron Mubin saat menghadiri pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikama Cilegon Achmad Mussodik, Ketua DPC Ikama Tangerang Hanafi, Ketua DPC Ikama Lebak Rosyid, Ketua DPC Ikama Pandeglang Tahal, dan Ketua DPC Ikama Serang Nafi di Aula Islamic Center Cilegon, Minggu (21/7).


Ghufron menjelaskan, Ikama terbentuk sejak tahun 1970 sebagai organisasi paguyuban untuk mempererat rasa persaudaraan warga Madura di perantauan. 


Terkait kobtribusi warga asal Madura terhadap pembangunan daerah rantauan, menurutnya, hal itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap daerah yang telah memberikan peluang untuk tinggal mencari nafkah.


Kontribusi bisa dilakukan oleh setiap warga dalam bentuk apapun, salah satunya dengan patuh membayar pajak, atau dengan kemampuan serta profesi masing-masing. “Yang merantau mulai dari tukang sate, tukang besi bekas, karyawan swasta sampai jaksa, pengacara, pejabat,” ujar Ghufron.


Ia menilai, dengan berkontribusi pada pembangunan warga asal Madura pun akan merasakan manfaat yang sangat baik. Karena setiap pembangunan yang berhasil diwujudkan di setiap daerah akan dirasakan langsung oleh warga asal Madura yang tinggal di daerah tersebut.


Selain meminta warga asal Madura untuk berkontribusi pada pembangunan daerah rantauan, Ghufron mengingatkan kepada para warga Madura untuk mengubah kesan orang Madura yang kasar, keras, menjadi santun dan bisa berbaur dengan siapapun dan menghormati warga lokal. 


Pascapelantikan, Ghufron berharap seluruh pengurus DPC Ikama untuk menyusun program kerja baik untuk kepentingan internal organisasi maupun untuk kepentingan daerah masing-masing DPC. Selain itu, ia pun meminta pengurus untuk mendata seluruh warga Madura yang ada di wilayah masing-masing DPC. 


Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Ikama Banten Abdul Hannan Busmar menjelaskan, di Banten, meski ada delapan kabupaten atau kota, namun hanya ada lima DPC Ikama. Tiga wilayah, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang masuk dalam satu DPC, kemudian Kota Serang dan Kabupaten Serang pun masuk dalam satu DPC.


“Anggota Ikama di Banten yang sudah tercatat di seluruh Banten 300.000 orang dari semua profesi, termasuk usaha toko sembako, tukang sate, pejabat pemerintah, dan yang lainnya,” ujarnya.


Menurut Hannan, DPW Ikama Banten telah berkomitmen untuk mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama ikut membangun pembangunan daerah tempat setiap anggota tinggal dan bekerja. “Kami terus mengajak semua anggota untuk tidak sekadar memikirkan kepentingan pribadi, tapi juga sosial,” ujarnya.


Hal senada pun diungkapkan oleh Ketua DPC Ikama Cilegon Achmad Mussodik. Menurutnya, ia segera menyusun program kerja, dimana program itu mengarah pada kontribusi Ikama terhadap pembangunan di Kota Cilegon. 


Ia pun mengaku akan memperbaharui data warga Madura di Kota Cilegon sejauh ini yang terdata jumlahnya mencapai ribuan orang. “Kalau di Cilegon rutin ada pertemuan sepekan sekali, pengajian malam Jumat,” kata Mussodik. (Bayu Mulyana)