Warga Mengeluh Jalan Bayah Timur-Cisuren Rusak

BAYAH – Sejumlah warga Bayah Timur, Kecamatan Bayah mengeluhkan buruknya kondisi jalan poros desa Bayah Timur-Cisuren sepanjang lima kilometer karena keadaannya rusak berat. Terkait kondisi itu, warga meminta Pemkab Lebak untuk segera memperbaiki kerusakan ruas jalan agar bisa dilalui dengan nyaman.

Warga Desa Bayah Timur Samun mengatakan, tuntutan masyarakat terhadap pemerintah daerah hanya satu, yakni perbaiki infrastruktur jalan poros desa di Bayah. Soalnya, kata ida, jalan tersebut merupakan akses ekonomi dan sosial masyarakat. Jika tetap dibiarkan rusak, maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah, karena distribusi barang dan jasa akan terhambat. “Kami sudah beberapa kali menyampaikan usulan perbaikan jalan poros desa. Tapi, sampai sekarang belum direspons pemerintah,” kata Samun kepada Radar Banten, kemarin.

Dia berharap, anggota DPRD Lebak dari daerah pemilihan (dapil) IV dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kecamatan Bayah. Apalagi, sekarang para anggota dewan sedang melakukan reses di daerah pemilihannya masing-masing. “Semoga, Pemkab mengalokasikan anggaran perbaikan jalan di APBD perubahan. Jika anggaran yang dimiliki daerah terbatas, maka bisa dialokasikan pada 2019,” harapnya.

Anggota DPRD Lebak Pipit Chandra membenarkan, masyarakat di Desa Bayah Timur dan Cisuren mendambakan pembangunan jalan poros desa. Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat ketika dirinya melakukan reses ke Desa Bayah Timur. Pipit berdiskusi dan mendengarkan banyak masukan terkait program pembangunan di Bayah dan Lebak pada umumnya. “Aspirasi masyarakat Bayah Timur dan Cisuren, yakni soal jalan poros desa. Mereka minta Pemkab membangun jalan sepanjang lima kilometer dan lebar tiga meter tersebut,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini akan berupaya maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dia akan menyampaikan laporan hasil reses kepada Pemkab Lebak di forum sidang paripurna DPRD Lebak. Tidak hanya itu, Pipit berjanji akan menyampaikan laporan hasil reses kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak. Tujuannya, supaya menjadi bahan perencanaan, sehingga tahun depan dinas terkait mengalokasikan anggaran untuk program pembangunan jalan poros desa yang diusulkan masyarakat. “Saya akan kawal di DPRD Lebak bersama anggota Dewan dari Dapil IV. Semoga, Dinas PUPR Lebak tidak tutup mata terhadap persoalan infrastruktur di Bayah,” harapnya.

Selain masalah jalan poros desa, Pipit juga menerima aspirasi tentang Jembatan Cimancak yang rusak berat akibat banjir bandang dan belum ditangani Pemkab Lebak. Saluran irigasi yang jebol dan jalan lingkungan di beberapa desa di Bayah. (tur/zis/ags)