Warga Minta Pembebasan Lahan Bandara Panimbang Dipercepat

Ilustrasi/jpnn.com

SOBANG – Sejumlah masyarakat Kecamatan Sobang meminta agar pembebasan lahan untuk Bandara Panimbang seluas 550 hektare dipercepat. Para pemilik lahan berharap tak terbelit masalah, akibat ulah para calo tanah yang kini mulai marak.

Lahan seluas 550 hektare bakal bandara itu, tersebar di dua kecamatan, yakni Desa Bojen, Kutamekar, dan Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang seluas 150 hektare, dan di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang seluas 400 hektare. “Memang sejumlah masyarakat sudah banyak yang mengadu, ingin percepatan pembebasan lahan bandara,” kata Camat Sobang Dani Ramdani kepada Radar Banten, Jumat (21/10).

Menurut Dani, isu yang berkembang di masyarakat, rencana pembangunan Bandara Panimbang akan direalisasi setelah penetapan lokasi. Oleh karena itu, warga khawatir dengan kondisi ini, banyak para calo tanah. “Soalnya, jika menunggu lama kapan pembebasan lahannya. Sementara, kalau masyarakatnya butuh dana, mau tak mau akan menjual tanahnya sebelum pembebasan sehingga berkas pembebasan akan bermasalah,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Camat Panimbang Agus Amin Mursalim berharap, pemerintah pusat segera merealisaikan pembangunan Bandara Panimbang yang dijanjikan akan dibangun 2005 untuk tahap pertama. “Berdasarkan hasil rapat dengan Pemprov Kamis (20/10) lalu, pendanaannya dialihkan ke pusat,” ujarnya.

Menurut Agus, tahun ini Pemrov Banten kembali mengusulkan izin penetapan lokasi (penlok) yang ditargetkan lima tahun ke depan bandara terealisasi. “Dengan catatan, pemerintah pusat langsung yang mendanai pembangunan Bandara Panimbang,” paparnya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Feri Hasanudin berjanji, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai soal rencana pembangunan bandara, seperti Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Cipta Karya Pertamanan dan Kebersihan (DCKPK), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Pertemuan itu, kata dia, selain untuk mendorong percepatan pembangunan bandara, juga untuk mengawasi kemungkinan adanya gerak-gerik para calo tanah. “Nanti kita lakukan koordinasi dulu dengan dinas terkait. Pasti kita dorong percepatan pembangunan Bandara Panimbang, tentunya mulai dari pembebasan lahan,” katanya. (Herman/Radar Banten)