Warga Pegadungan Anyer Bersihkan Sisa-sisa Banjir

CILEGON – Meski air sudah mulai surut dari halaman rumah warga pasca terjadinya banjir pada Senin lalu, namun sisa-sisa kejadian yang baru kali pertama dirasakan warga  Lingkungan Pegadungan, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang itu hingga kini masih berdampak.

Pantauan Radar Banten Online saat menyisiri setiap jalan di lingkungan tersebut, Rabu (27/7/2016) hampir setiap warga saat berada dirumahnya terlihat sibuk membereskan barang-barang kesayangannya serta membersihkan sisa-sisa lumpur yang masih masuk kedalam rumah. Barang-barang elektronik seperti kulkas, Televisi, dan mesin cuci terlihat berjejer terjemur didepan jalanan halaman rumah. Tak ketinggalan juga kasur-kasur para warga yang terlihat telah berbaris rapih.

Pemandangan seperti itu bukan hanya masih terjadi didepan jalan rumah warga saja, bahkan didalam Mushola Assalam yang juga masih dilingkungan itu hingga siang tadi masih penuh sesak dijejali perlengkapan rumah tangga yang sebelumnya dievakusi karena takut basah dan terhanyut banjir yang melanda.

“Ini semua barang-barang warga sekitar yang diungsikan. Mungkin warga masih terlalu sibuk dan masih beberes yang lainnya sehingga belum sempat untuk diambil. Karena dirumah saya juga masih pada sibuk, pakaian pada kotor semua akibat banjir cucian numpuk,” ujar Sahroni pengurus Mushola Assalam.

Tak jauh dari Mushola Assalam, terlihat sekumpulan wanita yang kompak sedang bergotong royong-royong mencuci piring, gelas, atau peralatan makan. “Dari pada berdiam diri cuma dipandangin mendingan cuci-cuci yang kecil dulu,” ujar Ayu, wanita yang baru satu tahun lulus dari SMAN 1 Anyer.

Berbeda dengan sekumpulan wanita, para pria dewasa sepertinya kedapatan tugas yang terbilang lebih berat seperti mengangkat perabotan rumah yang lebih besar. “Habis semua barang, speaker aktif, mesin cuci, kulkas semua rusak. Kasur-kasur masih pada basah. Saat banjir kemarin air yang masuk ke rumah sekitar satu meter setengah,” keluh Wadi. (Riko)