Warga Puas, Peluang Rano-Embay Besar

0
615 views
rano-embay

SERANG – Kinerja kepemimpinan Gubernur Banten nonaktif Rano Karno dinilai masyarakat Banten memuaskan. Demikian terungkap dari hasil survei yang dilakukan lembaga Indo Barometer. Pada survei per 7 sampai 10 Desember 2016 ini, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Rano berbanding lurus dengan distribusi kepuasan terhadap pilihan calon yang lebih unggul dari lawan politiknya pada Pilgub Banten 2017. Indo Barometer menyebut, kategori puas pasangan Rano-Embay mendapat nilai 73,8 persen, pasangan WH-Andika sebesar 7,0 persen. Pada kategori ini, jumlah responden tidak memilih sebesar 19,2 persen.

Untuk kategori tidak puas, pasangan WH Andika mendapat nilai lebih besar, yakni 52,2 persen. Sementara pasangan Rano-Embay mendapat 12,0 persen. Responden yang tidak memilih sebesar 35,8 persen. Lalu pada kategori tidak tahu, pasangan WH-Andika mendapat 37,5 persen, pasangan Rano-Embay mendapat skor 8,0 persen. Responden yang tidak memilih dalam kategori ini sebesar 54,5 persen.

Distribusi kepuasan terhadap calon pasangan Rano-Embay karena beberapa alasan. Di antaranya, kinerja yang sudah berhasil dengan skor 15,9, banyak pembangunan yang berhasil 12,6, dan jalan sudah tidak ada yang rusak dengan skor 12,6. Lalu, sudah banyak kemajuan di Banten dengan skor 12,4.

Dilihat dari faktor kepribadian, Rano unggul di semua kategori seperti jujur, pintar, berwibawa sebagai pemimpin, perhatian atau dekat dengan masyarakat serta tegas. Rano juga dipersepsikan lebih unggul di semua kategori, baik dengan Embay yang menjadi pendampingnya maupun rival politiknya WH-Andika.

Nilai rata-rata Rano berada pada 76,1 dan Embay dengan rata-rata 60,8. Sementara, calon gubernur Wahidin Halim (WH) yang pernah menjabat Walikota Tangerang dua periode mendapat rata-rata 70,5. Pendampingnya, Andika Hazrumy, dengan skor rata-rata sebesar 54,8.

Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto menyebut, survei dilakukan pada 800 responden yang tersebar di delapan kabupaten kota se-Banten. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional berdasarkan sebaran populasi penduduk. “Responden terbanyak ada di Kabupaten Tangerang sesuai dengan jumlah populasinya yang paling banyak,” katanya kepada Radar Banten, Rabu (21/12).

Menggunakan metode multistage random sampling, margin of error atau tingkat kesalahan survei tersebut sebesar 3,6 persen. Kemudian, pertanyaan yang diajukan kepada responden untuk mengukur distribusi kepuasaan dilakukan dengan menggunakan pertanyaan terbuka. “Karena pertanyaan terbuka, kami tidak membuat indikator-indikator di awal,” kata Hadi.

Juru bicara tim pemenangan Rano-Embay, Asep Rahmatullah menyambut positif hasil survei tersebut. Menurutnya, kondisi ini harus dipertahankan sampai ke pemilihan. “Ini bagian dari kerja keras partai pendukung dan pengusung. Wajar tingkat kepuasan masyarakat tinggi karena melihat kinerja Rano selama ini, apalagi dengan adanya 12 proyek nasional. Tapi, kita tidak boleh jemawa, akan tetap mempertahankan kepercayaan masyarakat ini,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi terkait hasil survei Indo Barometer, tim pemenangan pasangan calon WH-Andika, Fitron Nur Ikhsan mengatakan, pertarungan Pilgub Banten 2017 semakin sengit mendekati hari H. “Ini kan pertarungan udara dan darat, kubu sebelah (Rano-Embay) sedang menabuh kendang opini, sedangkan pasangan WH-Andika fokus hadir di tengah masyarakat. Mereka kan sedang mencoba memengaruhi publik bahwa pasangan mereka superman unggul secara opini, referensinya klaim dari berbagai survei,” kata Fitron.

“Kami no comment soal survei itu. Sejak awal, kan mereka hobi seperti itu. Cara bertempur kami beda, izinkan kami fokus merebut hati masyarakat dengan sentuhan langsung. Menabuh gendang udara melalui pencitraan bukan domain kami, jadi teruskan saja. Kami kan juga punya survei, bukan sekali dua kali kita pilkada, tapi asyik-asyik saja. Kami enggak mau calon kami masih pagi jadi seperti superman, tapi kami ingin tim kami utuh, serius, dan fokus. Kami menuju terkonsolidasikannya sepenuh kekuatan. Super-tim akan beri jawaban di 15 Februari 2017 yang akan datang,” sambung Fitron. (Supriyono-Deni S/Radar Banten)