Warga Rangkasbitung Tebar Ikan di Jalan Rusak

LEBAK – Ratusan warga Kampung Rangkasbitung Girang, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, menebar ikan dan menanam pohon pisang di Jalan TB Aji Dalem. Aksi tersebut sebagai bentuk protes dan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah yang tidak kunjung membangun jalan poros desa tersebut.

Pantauan Radar Banten sekira pukul 8.30 WIB, masyarakat menanami pohon pisang di sepanjang Jalan TB Aji Dalem. Mereka kemudian menebar ikan emas dan ikan lele di kubangan yang ada di badan jalan. Tidak hanya itu, masyarakat juga membentangkan spanduk yang berisi kalimat hari jadi kabupaten Lebak gaur lauk (berebut ikan) dan gaur lauk di Jalan TB Aji Dalem RT 02 RW 06 Kelurahan Rangkasbitung Barat.

Ketua RT 02 Rangkasbitung Girang Hasan Efendi mengatakan, masyarakat Rangkasbitung Girang kecewa terhadap pemerintah daerah. Sudah puluhan tahun, ruas Jalan TB Aji Dalem yang meerupakan jalur alternatif masyarakat menuju Kalanganyar dan Cimarga tidak pernah tersentuh pembangunan. Padahal, ruas jalan tersebut hanya berjarak 2 kilometer dari kantor Bupati Lebak.

“Kami sudah usulkan beberapa kali melalui Musrenbang. Tapi tidak kunjung dibangun. Karena itu, masyarakat terus menagih kepada saya. Kecewa tidak kunjung dibangun, masyarakat turun ke jalan dengan menanami pohon pisang dan menebar ikan sebanyak 30 kilogram,” kata Hasan Efendi kepada wartawan, Minggu (1/12).

Tokoh pemuda Rangkasbitung Girang Oman Rohman membenarkan, aspirasi masyarakat telah berulang kali disampaikan kepada pihak kelurahan. Namun sampai sekarang aspirasi tersebut tidak direspons. Untuk itu, dalam rangka peringatan HUT ke-191 Kabupaten Lebak, masyarakat melakukan aksi tanam pohon pisang dan tebar ikan sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap pemerintah.“Kegiatan ini merupakan kado ulang tahun Kabupaten Lebak. Kami ingin diperhatikan dan merasakan hasil pembangunan,” tukasnya.(Mastur)