Warga RT 021 Wotgalih Berharap Hujan Segera Turun

WALANTAKA – Warga RT 021 RW 07, Lingkungan Wotgalih, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, berharap hujan. Tanaman bunga dan syur yang mereka tanam mulai mengering dan hampir mati.

Warga RT 021 yang membidik kategori kampung paling berbunga di Lomba Resik Lan Aman(LRLA)Kota Serang 2020 ini membuktikan kesungguhannya. Beberapa jenis tanaman bunga, telah banyak ditanam di kampung ini.

Namun, tanaman-tanaman di RT ini terancam. ”Nah, tanaman bunga di bagian depan kondisinya mengering. Semoga ada hujan,” kata Ketua RT 021 Kurnia kepada Radar Banten, Selasa (11/8).

Menurut Kurnia, kondisi itu terjadi karena warganya hanya fokus merawat bunga di bagian dalam kampung. Karena dekat dengan permukiman. “Biasanya kita siram sehari dua kali. Ini faktor cuaca yang panas terus,” keluhnya.

Jenis tanaman bunga di RT ini, antara lain, kalusia, merigold lokal, padakaki, geylang, dan lainnya. Sementara, tanaman obat keluarga yang ditanam warga adalah kumiskucing, karok, sambungnyawa, korejat, dan binahong.

Setelah penilaian tahap pertama, kata Kurnia, warga kembali melanjutkan kegiatannya. Warga fokus membuat kebun obat keluarga dan kebun sayur. Juga membangun gapura dan pos ronda. ”Kita juga mau bikin spot foto dari bambu,” ungkapnya.

Diakui Kurnia, masih ada beberapa kekurangan yang belum dilengkapi. Yakni, peralatan di pos ronda seperti jadwal ronda, alat pemadam api ringan, buku mutasi tamu, borgol, dan nomor telepon darurat.

Lurah Kalodran H Arifudin juga mengkhawatirkan tanaman yang telah ditanam warga jika cuaca panas terus. ”Makanya, saya imbau warga agar terus intens merawat penghijauan,” pungkasnya. (mg06/don)