Warga RT 04 Pipitan Sulap TPS Jadi Spot Foto

0
878 views

WALANTAKA – Warga RT 04 RW 02, Lingkungan Pipitan, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka berinovasi untuk menjadikan lahan yang kumuh menjadi menarik. Salah satunya yakni bakal membuat spot foto dan penghijauan pada lahan yang dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS).

Ini dilakukan warga Pipitan lantaran persiapan menuju penilaian tahap dua semakin gencar dilakukan warga.

Ketua RT 04, Kurtubi Wahab mengatakan, kegiatan Jumat Bersih dilakukan warga untuk melengkapi kekurangan saat penilaian tahap pertama. Waktu itu, tim juri menyinggung soal lokasi spot foto dan penghijauan yang belum ada. “Makanya sekarang kita bikin spot foto dan penghijauan,” ujar Kurtubi kepada Radar Banten, Jumat (24/7).

Dijelaskan Kurtubi, rencananya di lahan seluas sekira 15×10 meter persegi itu bakal dibuat spot foto dari bambu yang dibentuk seperti love. Kemudian dicat warna-warni dan diberi kalimat-kalimat imbauan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Nanti ada kalimat gombalannya juga,” katanya.

Di sekitar lahan spot foto itu, warga bakal menanam tanaman bunga dan pagar bambu. Saat ini, penataan tempat spot foto ini baru tahap pertama yakni membersihkan rumput dan sampah plastik. “Kita rapihin dulu, target selesai pekan ini sudah bisa digarap ke pembuatan spot foto,” ujarnya.

Dijelaskan Kurtubi, anggaran pembuatan spot foto dan penghijauan ini hasil dari swadaya warga. Setiap Kepala Keluarga (KK) menyumbang seikhlasnya dengan cara menaruh di kencleng depan pintu rumah. “Ada juga yang langsung nyumbang tanaman atau bambu,” katanya.

Ketua Penggerak Lingkungan RT 02, Akhyadi menambahkan, semangat dan kekompakan warga menuju penilaian tahap dua sangat besar. Soalnya, pada penilaian tahap pertama, tim juri memberikan tanggapan positif. “Kita jadi tambah kompak dan makin semangat,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya LRLA mampu mengubah kampung jadi lebih baik. Apalagi, lomba ini memang benar-benar sepenuhnya mengandalkan kesadaran warga untuk menata kampung. “Sebelumnya mah enggak sekompak kayak sekarang,” akunya. (mg06/air)