Warga Serang Keluhkan Kenaikan Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok

0
514 views

SERANG – Akhir-akhir ini sejumlah kebutuhan pokok seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), cabai, dan listrik mengalami kenaikan. Keadaan tersebut membuat warga Kota Serang merasa terbebani.

Dewi, salah seorang penjual makanan di salah satu Kantin kampus di Kota Serangmerasa terbebani dengan kenaikan harga tersebut. Pasalnya, dampak kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut memaksa dirinya ikut menaikan harga barang jualanya. “Saya sendiri bingung dengan naiknya sejumlah kebutuhan pokok yang mulai naik, saya ga bisa berbuat banyak selain ikut menaikan harga jualan saya. Hal ini demi mengamankan modal saya agar tak rugi banyak. Sebab naiknya sejumlah kebutuhan pokok itu merembet ke mana-mana, jadi saya juga sedang memikirkan bagaimana agar harga tetap terjangkau dan pelanggan saya tetap ramai ,” ujarnya saat ditemui di kantin miliknya, Jumat (6/1).

Dewi berharap pada pemerintah pusat maupun daerah agar bisa cepat tanggap mengendalikan harga kebutuhan pokok tersebut. Sebab banyak teman yang seprofesinya juga mengeluhkan hal yang sama. Hampir sebagian mereka kesulitan menentukan harga yang ideal untuk pembeli yang mayoritas mahasiswa. “Temen-temen saya juga bingung mencari solusinya agar dampak dari naiknya sejumlah bahan pokok tak terlalu berpengaruh dengan jualanya,” ucapnya.

Senada dengan Dewi, Yiyi pemilik konter dan servis handpone di lingkungan Royal, Kota Serang mengaku keberatan dengan naiknya sejumlah kebutuhan pokok. Terutama BBM dan listrik. Sebab pihaknya harus menambah biaya lagi untuk membayar listrik dan sewa toko. Meskipun sedikit tapi kenaikan listrik ini juga membuat pengaruh terhadap biaya produksinya. “Saya juga terasa kena imbasnya dengan naiknya sejumlah kebutuhan pokok. BBM naik, listrik naik dan cabe juga naik, ini gimana ya, kenaikan ini bisa-bisa merembet ke mana-mana ini. Bingung jadinya,” ujarnya.

Sama halnya seperti Dewi, Yiyi pun berharap agar pemerintah bisa segera menyikapi deretan kenaikan harga tersebut. (Adef)