Warga Tembong Swadaya Bangun Jalan 400 Meter

Walikota Serang Syafrudin bersama warga gotong royong membangun bahu jalan di Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Cipocokjaya, Kota Serang, Minggu (17/11). FOTO: PROTOKOLER PEMKOT FOR RADAR BANTEN

SERANG – Warga Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Cipocokjaya, Kota Serang, layak menjadi contoh. Mereka secara swadaya membangun jalan lingkungan dengan panjang 400 meter.

Jalan tersebut strategis karena menyambungkan akses Lingkungan Wakaf dan Lingkungan Sawo, Kelurahan Tembong. Jalan juga digunakan sebagai akses menuju tempat permakaman umum (TPU) di lingkungan tersebut. Tidak hanya swadaya menggalang dana, warga juga secara gotong-royong membangun jalan tersebut.

Aksi yang dilakukan warga mendapat respons positif dari Walikota Serang Syafrudin, Minggu (17/11). Orang nomor satu di Pemkot Serang itu ikut serta gotong royong bersama warga. Syafrudin tidak sendirian, ia turut ditemani anggota DPRD Kota Serang Heni Sulastri dan Madbuang.

Walikota Serang Syafrudin sedang memasang batu fondasi.

Syafrudin mengaku sengaja datang untuk melihat langsung kerja bakti warga Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong. Pembangunan yang dilakukan secara swadaya tersebut patut dicontoh oleh warga lain. “Ini hibah masyarakat setempat untuk jalan dan saya kira patut dicontoh,” katanya di sela-sela gotong royong.

Bersama masyarakat, Syafrudin ikut memasang fondasi bahu jalan yang di tepinya terdapat aliran sungai. Kata dia, setelah warga membuat bahu jalan, pihaknya akan membantu pengaspalan. “Kami akan tindak lanjuti dengan pengerasan, insya Allah 2020 akan pengaspalan,” katanya.

Pemkot Serang, lanjut Syafrudin, telah membangun 22 titik jalan lingkungan. Baik jalan yang masuk kawasan perumahan atau perkampungan. “Bertahap di 2020 ini, kita juga ada target jalan lingkungan, mudah-mudahan lebih dari yang sekarang,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Lingkungan Wakaf Rahmat mengatakan bahwa jalan yang sedang dibangun hasil swadaya masyarakat. “Ada seorang yang menghibahkan tanah dan masyarakat bareng-bareng swadaya untuk membuat akses jalan ini,” katanya.

Rahmat menyambut baik bantuan yang diberikan Pemkot Serang untuk pengaspalannya. “Kami antusias karena tidak mungkin swadaya ini bikin 400 meter. Alhamdulillah Pak Walikota tadi langsung beri pengerasan dan akan direalisasi 2020,” ujarnya.

Selain jalan lingkungan, jalan yang kewenangannya berada di bawah Pemkot Serang juga menjadi perhatian Pemkot Serang. Pemkot menargetkan pada 2020 tidak ada lagi jalan rusak alias mulus. Target ini untuk merampungkan sisa sepuluh persen dari total jalan sepanjang 208 kilometer.

“Total jalan ada 208 kilometer dari 112 ruas. Tahun 2020 jalan Kota Serang akan mulus semua karena tinggal sepuluh persen lagi. Kalaupun ada yang rusak lagi sambil jalan dilakukan perbaikan,” kata Syafrudin.

Pada minggu lalu, Syafrudin telah meninjau langsung progres betonisasi jalan di wilayah Kecamatan Walantaka. Yakni, Jalan Cidadap-Walantaka yang memiliki panjang 2,6 kilometer dan Jalan Silebu-Lebakwangi dengan panjang 1,6 kilometer. Dua jalan tersebut sudah 75 persen rampung dan ditarget selesai sebelum Desember 2019.

Kata Syarudin, pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya untuk mempermudah akses masyarakat. “Kalau jalan bersih harapannya masyarakat lebih mudah aktivitas dan mobilitas ekonomi semakin baik,” pungkasnya. (ken/alt/ags)