LEBAK – Sebanyak 22 ekor ayam dan itik warga Kampung Rancagawe, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Lebak mati. Warga khawatir unggas itu terkena flu burung karena mati berturut-turut selama tiga hari.

Solihin, warga Cikatapis, mengungkapkan, ayam dan itik yang mati langsung dikubur agar penyakitnya tidak menular. “Sebelumnya ada ayam tetangga yang mati dan dibuang di kebun. Padahal ternak ayam dan itik saya sering mencari makan di kebun,” kata Solihin kepada Radar Banten, Sabtu (16/3).

Menurutnya, ayam dan itik yang mati tersebut diduga akibat flu burung. Dia meminta kepada Dinas Peternakan Kabupaten Lebak untuk melakukan pencegahan karena warga khawatir flu burung.

“Saya berencana akan melaporkan Senin (18/3) depan,” jelasnya.

Ciri-ciri ayam yang terkena flu burung, lanjut dia, tidak mau makan, lemas, dan akhirnya mati. (Mastur)