Ilustrasi

SERANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang memperkirakan hingga pekan depan gelombang di perairan wilayah Banten Selatan masih mencapai 1,5 hingga 3 meter. Karena itu BMKG menghimbaukepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar pesisir pantai, baik yang di Pandeglang maupun Kabupaten Serang untuk hati-hati dan waspada karena gelombang di wilayah selatan sampai tanggal 28 Juli kami prediksi masih 1,5 sampai tiga meter. Jadi potensi gelombang tinggi masih cukup besar,” papar Kepala BMKG Kelas I Serang Parmin kepada Radar Banten Online, Senin (25/7).

Parmin melanjutkan, untuk prakiraan cuaca sendiri, hingga 28 Juli mendatang wilayah Banten masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan dan sedang. Hujan lebat bisa terjadi secara tiba-tiba yang disertai angin kencang dan petir. “Biasanya terjadi di daerah perbukitan dan daerah pesisir pantai. Cuaca seperti itu akan berdampak pada tingginya gelombang,” kata Parmin menjelaskan.

Untuk suhu laut, lanjut Parmin, di Samudera Hindia masih panas sehingga potensi terjadinya awan dan hujan masih cukup tinggi. Potensi terjadinya hujan besar disertai angin masih sangat besar.  “Bisa terjadi lagi potensi hujan seperti kemarin. Kami sudah warning ke masyarakat dan pemerintah daerah hingga hari ini. Sore akan kami up date karena itu per tiga hari datanya,” ujarnya.

Kemarin hujan lebat melanda Kecamatan Carita dan Kecamatan Anyer. Gelombang tingga disertai hujan lebat, beberapa desa di kecamatan tersebut terendam banjir. Bahkan bencana tersebut menelan korban jiwa dan merobohkan rumah warga. (Bayu)