WH Belum Tetapkan Langkah Sikapi Kasus Dugaan Korupsi Jaspel

0
850 views

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim belum mengambil langkah tegas menyikapi kasus dugaan korupsi dana jasa pelayanan (Jaspel) Rumah Sakit Umum (RSU) Banten.

Ditemui setelah membuka turnamen futsal antar Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD) di lapangan pancaniti KP3B, WH mengaku masih tetap menyerahkan kepemimpinan RSU Banten kepada Dwi Hesti Hendarti meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, WH menegaskan akan memberhentikan perempuan yang menjabat Direktur RSU Banten tersebut jika kasus hukum yang sedang menjeratnya tersebut mengganggu pelayanan di RSU.

“Kita harus hormati hukum itu, kalau sudah terdakwa baru kita berhentikan sementara. Nanti kita mencari kejelasan dulu, kepastian dia bagaimana. Kalau kita nilai mengganggu ya kita ganti. Saya minta sekda kaji lebih dalam, kita lihat nanti perkembangannya ya,” ujar WH, Senin (24/7).

Terkait bantuan hukum, WH pun tidak memberikan jawaban pasti. WH menyerahkan hal tersebut kepada Biro Hukum. “Bantuan hukum saya kira sekarang untuk kasus-kasus kayak gitu sih sama aja dibantu atau enggak dibantu juga. Ada di Biro Hukum, tapi lihat dulu masalahnya, jangan main bantu-bantu aja, kita belum tau,” kata WH.

Ia meminta seluruh aparatur di lingkungan Pemprov Banten untuk menjadikan kasus-kasus tersebut sebagai pembelajaran. “Ya, kapok lah biar enggak korupsi,” ucapnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com).