WH: Pelaku Pariwisata Harus Bisa Ciptakan Produk yang Menarik

0
1.028 views

SERANG – Memiliki potensi destinasi pariwisata yang menakjubkan, sektor pariwisata Banten dinilai sangat berpeluang dalam meningkatkan nilai jual produk pariwisata. Pasalnya, para pelaku industri pariwisata yang inovatif, kreatif dan menciptakan nilai tambah (value added) terhadap berbagai produk atau pelayanan bisa menciptakan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Gubernur Banten Wahidin Halim memaparkan, Pemprov Banten akan fokus membangun sektor pariwisata dengan mendukung para pelaku dalam melakukan kegiatan kepariwisataan daerah. Selain itu, melalui Dinas Pariwisata Provinsi Banten diimbau agar terus melakukan penataan destinasi wisata di setiap daerah.

“Pelaku pariwisata senantiasa bisa membangun dan menciptakan produk pariwisata yang menarik sehingga memiliki nilai jual lebih, ditambah dengan kesadaran dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih dan nyaman merupakan kewajiban yang harus diterapkan di setiap destinasi wisata,” ujarnya, Kamis (27/7).

Ia mengatakan, aksesibilitas menuju tempat wisata saat ini tengah dibangun oleh pemerintah dalam mendukung kegiatan kepariwisataan yang maksimal. Dengan akses infrastruktur yang memadai bisa menambah bidang usaha dan investasi yang akan tumbuh di sekitar lingkungan destinasi pariwisata sehingga menjadi magnet dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Pemerintah siap bangkit untuk mendorong sektor pariwisata. Melalui kegiatan forum kemitraan yang melibatkan seluruh pegiat pariwisata Banten dan instansi terkait bisa merumuskan kegiatan kepariwisataan ke depan yang akan menjadi acuan dan panduan dalam mengembangkan pariwisata,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menjelaskan, untuk membangun pariwisata tidak hanya menghadirkan wisatawan melainkan harus dibarengi dengan menciptakan kawasan pariwisata yang aman, nyaman dan suka cita dalam menerima wisatawan. Peluang di sektor pariwisata sangatlah besar apabila dikelola dengan baik dengan berbagai dukungan dari pemerintah maupun instansi lainnya yang akan bersama mewujudkan pariwisata yang berdaya saing.

“Kita akan mengidentifikasi data pariwisata di daerah salah satunya dengan mengevaluasi kegiatannya ditambah dengan dorongan untuk meningkatkan kreativitas dalam menciptakan produk-produk pariwisata yang dapat memberi dampak positif bagi pelaku industri pariwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pejuang pariwisata seperti PHRI, HPI, Asipa, Asita, Balawisata dan organisasi lainnya bisa membangun kemitraan dengan pihak perbankan, CSR dan Telkom Indonesia baik berupa fisik maupun non fisik yang akan turut mendorong dalam mengembangkan industri kreatif di Banten.

“Forum ini bisa membuka peluang bagi pelaku industri pariwisata Banten untuk bermitra dengan perbankan, CSR dan provider lainnya dengan melakukan komitmen yang dapat memberikan output yang saling menguntungkan,” ungkap Eneng. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)