WH Tegaskan Pemprov Tak Akan ‘Kuasai’ Banten Lama

0
904 views

SERANG – Di depan Walikota Serang Tb Haerul Jaman, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah,  Kenadziran Banten, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat yang mengikuti Gerakan Banten Bebersih, Gubernur Banten Wahidin Halim kembali menegaskan jika Pemprov Banten tidak akan menguasai kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten Lama.

WH mengungkapkan, kehadiran Pemprov Banten dalam penataan kawasan Banten Lama tidak dalam upaya untuk menguasai pengelolaan kawasan. Sebagaimana tertuang didalam MoU, lanjutnya, kehadiran pemprov adalah sebagai inisiator dan fasilitator penataan kawasan Banten Lama.

“Kami sifatnya hanya membantu sesuai kewenangan kami, termasuk membantu anggaran jika memang diperlukan. Jadi saya dan Pak Andika (Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy) datang ke Banten Lama bukan untuk menguasai. Jadi kami akan maju terus kalaupun ada yang menghalangi,” kata WH, Jumat (21/7).

WH mengaku sangat menyayangkan kondisi dan citra Banten Lama selama ini di tengah masyarakat Banten maupun wisatawan dari luar daerah. “Banten Lama itu kumuh, Banten Lama itu jorok, Banten Lama itu kotor. Mulai hari ini, tidak ada lagi kesan seperti itu di Banten Lama,” ujar WH.

Gubernur berharap kegiatan bersih-bersih lingkungan secara bersama-sama di Banten Bebersih yang hari itu sedikitnya digelar di 11 titik di Kota Serang, termasuk di kawasan Banten Lama, bisa menjadi momentum atau tanda dimulainya kerja penataan Banten Lama dan Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten.

“Jadi bukan cuma hari ini kita akan bersih-bersih seperti ini, tapi untuk seterusnya. Masing-masing pemerintah daerah bisa mengagendakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan dan daerahnya setiap hari Jumat seperti sekarang ini,” kata Gubernur lagi.

Sementara itu, Wagub Banten Andika Hazrumy selaku Koordinator Kerja sama Penataan Kawasan Banten Lama mengatakan, Pemkot Serang sebagai leading sektor penataan telah memiliki grand design atau perencanaan penataan yang akan dilakukan.

“Bappeda Kota Serang sudah memiliki blue print penataan kawasan Banten Lama. Nanti akan kita bahas secara bersama-sama yang terlibat dengan MoU tadi,” ujarnya.

Bagi pemprov sendiri, kata Wagub, mulai di APBD perubahan tahun ini, pemprov akan mulai melakukan penganggaran-penganggaran secara khusus untuk program bantuan penataan Banten Lama tersebut. “Misalnya mungkin pemprov bisa bantu dalam pembuatan DED (detail engineering design). Kalau memang bisa, itu akan kita anggarkan di perubahan (APBD-P 2017),” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)