Wika Raih Kontrak Baru Rp 23,45 Triliun

0
661 views

JAKARTA – PT Wijaya Karya berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp 23,45 triliun atau telah mencapai 40,36 persen hingga minggu ke-3 Agustus 2018 dari target kontrak baru perseroan 2018 sebesar Rp 58,11 triliun.

Adapun capaian terbesar kontrak baru datang dari sektor infrastruktur dan gedung dengan raihan kontrak sebesar Rp 17,44 triliun dan sektor industri sebesar Rp 4,63 triliun.
Sektor energy dan industrial plant berkontribusi pada kontrak baru sebesar Rp725,59 miliar dan Rp 657,23 miliar disumbangkan oleh sektor properti.

Direktur Utama WIKA Tumiyana menjelaskan, capaian perseroan termasuk yang tertinggi di industri konstruksi Indonesia sesuai dengan strategi perseroan.

Tumiyana meyakini pada semester II raihan kontrak baru akan tumbuh signifikan sehingga target yang telah ditetapkan WIKA dapat tercapai.

“Proyek-proyek dengan nilai kontrak tinggi biasanya baru dimulai pada semester II sehingga peluang WIKA untuk memperoleh proyek tersebut juga akan semakin besar. Capaian ini sudah direncanakan dengan baik sejak awal tahun 2018,” jelas Tumiyana, sebagaimana dilansir JPNN.

Menurut Tumiyana, pertumbuhan WIKA saat ini tidak lagi mengandalkan proyek yang berasal dari pemerintah. WIKA akan lebih aktif memperluas pasar konstruksi melalui sinergi BUMN dan meraih kepercayaan dari sektor swasta.

“Bisa dilihat dari komposisi kepemilikian proyek. Sinergi BUMN berhasil menyumbangkan kontrak terbesar yaitu 37,58%, disusul oleh swasta dengan kontrak baru sebesar 37,57%. Sementara itu, kontrak baru yang berhasil diraih perseroan dari pemerintah sebesar 24,85%,” jelas dia.

Adapun proyek terbaru yang berhasil diraih oleh perseroan di antaranya Bendungan Tiga Dihaji Oku Selatan di Sumatera Selatan, Pembangunan Dermaga Pelabuhan Bagendang di Kalimantan Tengah dan Dermaga Multipurpose Pelabuhan Bumiharjo di Jawa Timur serta pembangunan persekolahan DKI Jakarta paket 1, 2 dan 5. (chi/jpnn)