Wilayah Banten Berpotensi Hujan Meski Musim Kemarau

0
1.005 views
Prakirawan BMKG Klas II A Serang Rofiqoh

SERANG – Wilayah Banten sedang memasuki musim kemarau, yang diprediksi berlangsung sampai Oktober mendatang. Di sepanjang kemarau tersebut, potensi hujan tetap ada sehingga tidak akan berdampak pada kekeringan, karena potensi El Nino pada Juli, Agustus dan September masuk kategori rendah atau lemah.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang, potensi curah hujan di wilayah Banten seperti Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, sebagian besar Kabupaten Pandeglang kecuali sebagian kecil di bagian Timur Laut dan sebagian besar Kabupaten Lebak kecuali sebagian kecil di bagian Timur dan Barat berpotensi hujan rendah sekira 0-100 mm.

Sementara di bagian lain, berpotensi hujan menengah (101-300 mm) yaitu sebagian kecil Kabupaten Pandeglang bagian Timur Laut, sebagian kecil Kabupaten Lebak bagian Timur dan Barat Laut.

“Secara umum Banten memasuki musim kemarau dan memasuki awal hujan itu Oktober. Itu sekitar Agustus dan September kemarau sekitar dua setengah bulan. Untuk prediksi curah hujan di musim kemarau ini, untuk wilayah Banten ini prediksi curah hujannya Agustus kategorinya rendah. Sifatnya tetap normal karena curah hujannya normal,” ungkap Prakirawan BMKG Kelas I Serang Rofikoh saat ditemui Radar Banten Online di ruang kerjanya, Kota Serang, Sabtu (29).

Ia mengatakan suhu panas di Banten sendiri berkisar dari 26-33 derajat celsius. Beberapa hari lalu, kata dia, suhu udara di Banten cukup tinggi sekitar 31 derajat celsius namun mulai menurun dan stabil kembali.

Beberapa wilayah pada September, kata dia, kategori curah hujannya menengah. “Karena kemarau ini potensi hujannya masih ada sehingga tidak berdampak besar pada lahan seperti kekeringan. Seperti Agustus dan September indeks kekeringannya masih normal,” terangnya.(Anton Sitompul/antonsutompul1504@gmail.com)