Wisata Alam Taman Buyut Kusen di Desa Nambo Ilir

0
1382
Warga menaiki perahu di danau Buyut Kusen yang menjadi destinasi wisata di Desa Namboilir, Kecamatan Kibin, Senin (18/1)

Instagramable, Memanjakan Mata di Atas Perahu

Mencari tempat rekreasi bernuansa alam Instagramable kini banyak di temui di Serang. Salah satunya Wisata Taman Buyut Kusen di Kampung Pasir Jambe, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin yang mampu menyuguhkan pemandangan memanjakan mata.

Haidar – Kibin

Siang itu, Selasa (19/1) di Wisata Taman Buyut Kusen cuaca cukup mendukung. Setibanya di tempat wisata alam bernuansa danau itu memancing hasrat ingin berselfi. Selain banyak spot untuk berswafoto, objek wisata di kampung yang meraih kategori juara Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) ini juga menyediakan wahana perahu yang bisa dinaiki pengunjung untuk berkeliling danau sambil menikmati alam sekitarnya.

Informasi dari pengelola wisata tersebut, Taman Buyut Kusen tadinya hanya lahan kosong bekas tempat sampah yang disulap menjadi taman yang indah dan memiliki spot foto Instagramable. Taman yang dilengkapi wisata danau itu terus dipoles agar lebih menarik wisatawan. Untuk sampai di Taman Buyut Kusen tidak begitu sulit, dari Kantor Desa Nambo Ilir hanya berjarak sekira 800 meter. Lalu nanti terlihat sebuah gapura di sebuah gang yang tampak semarak dengan penataan. Sepanjang jalan gang, wisatawan sudah disambut dengan pemandangan penghijauan, pengecatan lukisan di tembok rumah warga, hingga terowongan besi yang menggantung berbagai macam anyaman bambu.

Sekira 200 meter menyusuri gang itu langsung tampak Taman Buyut Kusen yang mempesona bernuansa bukit dan danau yang dikelola dengan baik, sehingga terlihat sagat bersih dan indah. Wisata yang tepat berada di bagian belakang kawasan Modern Cikande ini menjadi magnet bagi warga di Serang Timur saat ini, untuk sekadar berfoto dan menikmati pemandangan sekitarnya.

Ada lima fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan wisatawan selain danau dan perahu getek yang bisa ditumpangi, antara lain pos ronda, taman baca, saung di atas bukit, serta spot foto di samping danau yang terbuat dari ranting bambu. Hiasan dan penataan di Taman Buyut Kusen hasil swadaya warga yang terkumpul hingga Rp10 juta untuk membeli tanaman, cat, bambu, dan pot. Pembiayaan penataan di sana juga dibantu perusahaan yang menyumbang barang, seperti tong sampah, kayu valet, balok, dan besi. “Jadi, kami memanfaatkan limbah buat penataan di sini,” ungkap Ketua RT 04  Kampung Pasir Jambe, Romli Uum.

Romli memastikan, perawatan hasil penataan akan terus dilakukan dengan cara bergotong royong setiap akhir pekan. “Soalnya kami punya keinginan menjadikan kampung kami ini menjadi kampung wisata. Kata pengunjung sih, wisata ini cukup Instragamable dan memanjakan mata,” ujarnya.

Bahkan, saat ini Taman Buyut Kusen menjadi destinasi akhir para goweser setiap libur akhir pekan. Pihaknya bersama warga akan terus membenahi taman, mulai dari membuat rute bagi pesepeda hingga saung. “Pokoknya penataan tidak berhenti sampai di sini. Lomba sudah selesai, penataan terus dilaksanakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) Nambo Ilir, Roni menambahkan, pihaknya ke depan akan membuat tempat nongkrong plus tempat jajan berupa kantin, tempat selfie di seberang danau dan trek sepeda gunung. “Sekarang masih sedikit-sedikit pembenahan,” katanya. (*)