Wisatawan Asal Cilograng Ditemukan Tewas 500 Meter Dari Lokasi Tenggelam

0
2009

BAYAH – Tim search and rescue (SAR) berhasil menemukan Nanda (14), wisatawan asal Cilograng yang tenggelam di Pantai Ciantir, Sawarna, pada Selasa (25/5) lalu. Jenazah siswa SMP di Kecamatan Cilograng ini ditemukan tim gabungan 500 meter dari lokasi tenggelam.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, pada hari ketiga pencarian, Tim SAR dari Basarnas Banten, TNI, Polri, Balawista, melakukan penyisiran di tengah laut dengan menggunakan dua unit perahu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pukul 15.00 WIB, tim SAR gabungan menemukan jenazah korban mengambang di laut dan langsung dievakuasi ke darat. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka di Cibunar, Kecamatan Cilograng.
Pegiat wisata di Sawarna Lili Suheli membenarkan, wisatawan yang terseret ombak di Pantai Ciantir, Sawarna, Kecamatan Bayah, telah ditemukan meninggal dunia. Lokasi penemuan mayat berjarak 500 meter ke arah barat dari tempatnya tenggelam. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban ke pesisir pantai.
“Alhamdulilah, hasil kerja keras dari rekan-rekan tim SAR gabungan, jenazah korban tenggelam di Ciantir telah berhasil ditemukan. Sekarang, korban sudah dibawa keluarga ke rumah duka di Cilograng,” kata Lili Suheli kepada Radar Banten, kemarin.
Menurut Lili, proses pencarian korban di hari kedua dan ketiga terkendala gelombang tinggi di pesisir Pantai Sawarna. Karena itu, pada hari kedua pencarian difokuskan di darat, khususnya pada pagi sampai siang hari. Namun, pada hari ketiga pencarian dilakukan di laut dengan menerjunkan dua unit perahu karet. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran hingga ke perairan Cilograng untuk mencari wisatawan yang hilang.
“Dengan ditemukannya jenazah wisatawan tersebut, operasi SAR di Sawarna dihentikan,” ungkapnya.(Mastur)