Wow! 150 Ayam Pelung dari Sumatera dan Jawa Berkompetisi di Banten

0
1.430 views

SERANG – Sebanyak 150 ayam pelung ikuti Kontes Terbuka Ayam Pelung Provinsi Banten. Peserta kontes tersebar dari Sumatra dan Jawa. Kontes dihelat di Kawasan Pertanian Terpadu, Curug, Kota Serang, Rabu (8/11).

Kontes dibagi menjadi tua tahap, yakni tahap penyisihan dan tahap final. Sebanyak 30 ekor ayam pelung lolos final. Hanya akan menyisihkan 20 pemenang saja yang dipilih.

Ketua Panitia Kontes Ayam Pelung Terbuka Atok mengatakan, pemenang dan penyerahan piala akan diberikan secara langsung oleh Gubernur Provinsi Banten Wahidin Halim, Kamis (9/11).

Dikatakan, penilaian kontes ini dilihat dari suara, bobot dan penampilan. Lebih spesifik lagi suara sebagai ciri khasnya.

“Suara yang bagus, panjang melengkung. Suara awal,  tengah, akhir itu berirama dan ada keserasian,” kata Atok, di Kawasan Pertanian Terpadu, Curug, Kota Serang, Rabu (8/11).

Ayam harus latihan terlebih dahulu. Menurutnya, ayam dilatih supaya tidak mengalami demam panggung. Biasanya setiap komunitas sudah memiliki caranya tersendiri melatih ayam agar mempunyai nyali.

“Suara ayam pelung, dicari paling gacor, paling merdu,” ucapnya.

Berlian, salah satu ayam pelung ikut kontes terbuka ini. Ayam milik Feri, dari Cianjur ini sudah melewati babak penyisihan.

“Dari tiap Kabupaten Cianjur semuanya total ada 15. Yang bertahan ke sesi final ada 7. Juara bobot, penampilan, suara,” kata Fery sambil memegang berlian (ayam pelung miliknya, -red).

Merawat ayam pelung hampir sama dengan memelihara ayam lainnya. Bedanya, pemilik harus jeli mencari ayam pelung kontes bersuara merdu.

“Sampe dewasa diumbar juga bisa. Cuman, pas waktu sudah besar dari tujuh bulan ke atas ini, suaranya keras atau lembek,” katanya.

Menurutnya, makanan sehari-hari ayam pelung sama saja dengan ayam lainnya. Mencari ayam pelung bersuara merdu, bisa dilihat dari volume suaranya. (Anton Sutompul/antonautompul1504@gmail.com).