Wow! Atlet Ski Air Banten Ini Akan Berlatih di Amerika Serikat

Ski Air
Atlet ski air Banten Rossi Amir berlatih intensif di Danau Sunter, DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Radar Banten)

SERANG – Ski air Banten sukses meloloskan tiga atlet menuju PON XIX Jawa Barat 2016, yakni Rossi Amir, Lukman, dan Habibullah. Rossi Amir yang merupakan peraih medali emas di SEA Games Singapura 2015 akan menjadi tumpuan tim ski air Banten untuk mendulang medali emas. Saat ini, ketiga atlet sedang menjalani pemusatan pelatihan daerah (pelatda) PON di Danau Sunter, DKI Jakarta.

Khusus Rossi Amir, ia akan menjalani persiapan khusus di Orlando, Amerika Serikat. Rossi akan berangkat pada bulan Juli. Rencananya, Rossi akan menjalani pematangan persiapan menghadapi PON di negara Paman Sam hingga awal September 2016.

Kepala Pelatih Ski Air Banten Rusdi Amir mengatakan, Rossi akan menjalani persiapan khusus di Orlando dengan biaya pribadi. Pihaknya menilai Rossi diyakini bisa meningkatkan kualitas selama di Orlando lantaran hampir setiap bulan selalu ada kejuaraan ski air di Orlando. “Selama di Orlando Rossi akan didampingi pelatih profesional yang telah banyak menuai prestasi di kejuaraan dunia. Kami sangat yakin kemampuan Rossi akan meningkat selama di Orlando. Langkah ini kami lakukan karena Rossi ditargetkan untuk mendulang medali emas di PON nanti,” kata Rusdi saat ditemui di KONI Banten, Jumat (4/3/2016) sore, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Rusdi menambahkan, sementara Rossi berlatih di Orlando, Lukman dan Habibullah tetap akan menjalani pelatda di Danau Sunter. “Kami tidak bisa memaksa atlet lain untuk menjalani persiapan khusus bersama Rossi di sana (Orlando-red) karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Syukurnya Rossi punya tabungan untuk menjalani latihan di luar negeri,” ungkapnya.

Peluang Rossi mendulang medali emas di PON nanti sangat terbuka lebar. Selain bermodal penampilan apik di SEA Games beberapa waktu lalu, pesaing terberat Rossi dari Jawa Timur (Jatim) dipastikan absen di PON XIX nanti. “Sebuah keuntungan bagi kami dengan absennya atlet Jatim. Kami baru saja mendapat informasi dari pelatih Jatim kalau atletnya tersebut sedang hamil. Sementara, batas pendaftaran nama atlet PON bulan April. Dari perhitungan kami, pelaksanaan PON pada September dan dipastikan atlet Jatim baru saja selesai melahirkan. Tidak mungkin bisa turun di PON,” beber Rusdi.

Sementara itu, Manajer Ski Air Banten Rosita menyatakan, meski di atas kertas Rossi diprediksi tidak akan menemui kesulitan meraih medali emas di PON nanti lantaran pesaing terdekatnya absen. Namun, ia memastikan persiapan Rossi tetap akan dimaksimalkan. “Berlatih di Orlando merupakan bentuk keseriusan Rossi menghadapi PON nanti. Kami tidak akan terlena karena menurut kami pesaing Rossi bukan atlet Jatim saja. Bisa saja muncul pendatang baru yang menjadi kuda hitam. Kita harus tetap waspada,” ucapnya. (RB/dre/air/dwi)